EKBIS

Ngarsopuro Night Market Raih Penghargaan API 2025, Jadi Unggulan Destinasi Belanja Nasional

Wakil Wali Kota Surakarta menerima trofi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2025 Kategori Destinasi Belanja untuk Ngarsopuro Night Market pada malam puncak API Award 2025 di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Foto: istimewa
Wakil Wali Kota Surakarta menerima trofi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2025 Kategori Destinasi Belanja untuk Ngarsopuro Night Market pada malam puncak API Award 2025 di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Foto: istimewa
apakabar.co.id, SOLO - Ngarsopuro Night Market resmi meraih penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2025 untuk Kategori Destinasi Belanja, menjadikannya salah satu tujuan wisata belanja terbaik di tingkat nasional.

Penghargaan ini diterima oleh 
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mewakili Pemerintah Kota Surakarta pada malam puncak API Award 2025 di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Penghargaan ini memperkuat posisi Ngarsopuro Night Market sebagai destinasi belanja unggulan nasional yang menggerakkan UMKM, ekonomi kreatif, dan aktivitas budaya masyarakat Solo.

Advisor API 2025, Dr (c) Patrice Rio Capella, dalam sambutannya menyampaikan bahwa API diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah maupun pusat untuk lebih serius menempatkan sektor pariwisata sebagai modal utama pembangunan.


“API rutin digelar sejak 2016 dan menjadi satu-satunya event pariwisata nasional yang konsisten selama sembilan tahun terakhir. Kami berharap sektor pariwisata benar-benar diperhatikan karena mampu menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penilaian API ke-9 didasarkan pada keaktifan daerah, infrastruktur wisata, keindahan budaya, serta potensi alam.

Menanggapi penghargaan tersebut, Wakil Wali Kota Astrid Widayani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Surakarta.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja bersama pemerintah, UMKM, komunitas, dan masyarakat membuahkan hasil. Ngarsopuro Night Market akan terus kami kembangkan sebagai ruang kreatif, ruang ekonomi, dan ruang budaya yang membanggakan Kota Solo. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, ini adalah kemenangan kita bersama,” ungkap Astrid ditemui di ruang kerja, Senin (24/11).

Ngarsopuro Night Market sendiri telah hadir sejak 2009, atau lebih dari 16 tahun, sejak pertama kali digagas sebagai ruang ekonomi kreatif dan pasar malam untuk UMKM lokal.

Dalam perjalanannya, kawasan Ngarsopuro berkembang dari pasar tiban akhir pekan menjadi salah satu ikon wisata malam Kota Solo—dengan penataan koridor heritage, konsep pedestrian ramah publik, dukungan komunitas, serta hadirnya produk UMKM, kuliner, seni, dan pertunjukan budaya.

Transformasi ini menjadikan Ngarsopuro sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman belanja, tetapi juga ruang interaksi sosial dan kebudayaan.