LIFESTYLE

Sebelum Anak Masuk Sekolah, Orang Tua Diminta Waspadai Miopia yang Sering Tak Disadari

Sebelum Anak Masuk Sekolah, Orang Tua Diminta Waspadai Miopia yang Sering Tak Disadari. Foto: dok. Hoya Indonesia
Sebelum Anak Masuk Sekolah, Orang Tua Diminta Waspadai Miopia yang Sering Tak Disadari. Foto: dok. Hoya Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA – Sebelum dimulainya tahun ajaran baru, orang tua diimbau tidak hanya menyiapkan perlengkapan sekolah, tetapi juga memastikan kesehatan mata anak melalui pemeriksaan sejak dini.

Miopia atau rabun jauh menjadi salah satu gangguan penglihatan yang kerap tidak disadari karena gejalanya berkembang secara bertahap selama masa pertumbuhan anak.

Kondisi tersebut sering baru diketahui ketika minus mata sudah cukup tinggi dan mulai mengganggu aktivitas belajar di sekolah.

Anak yang mengalami miopia umumnya menunjukkan sejumlah tanda seperti sering memicingkan mata, duduk terlalu dekat saat menonton televisi, membaca buku atau menggunakan gawai dari jarak dekat, hingga kesulitan melihat tulisan di papan tulis.

Jika tidak ditangani sejak dini, minus mata pada anak dapat terus bertambah dan berpotensi memengaruhi kualitas penglihatan dalam jangka panjang.

Karena itu, pemeriksaan mata secara berkala dinilai menjadi langkah penting untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak awal.

Saat ini, penanganan miopia tidak hanya berfokus pada penggunaan kacamata minus untuk memperjelas penglihatan, tetapi juga pada upaya mengendalikan pertumbuhan minus mata.
Salah satu teknologi yang digunakan dalam manajemen miopia adalah Defocus Incorporated Multiple Segments (DIMS) yang diterapkan pada lensa terapi MiYOSMART dari HOYA Indonesia.

Teknologi tersebut dirancang tidak hanya untuk membantu anak melihat lebih jelas, tetapi juga mendukung pengendalian pertumbuhan minus mata.

Berdasarkan keterangan resmi HOYA pada Selasa (30/6), lensa terapi MiYOSMART telah didukung penelitian klinis jangka panjang dalam pengelolaan miopia pada anak dan telah memperoleh sejumlah penghargaan internasional di bidang kesehatan mata.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, HOYA meluncurkan kampanye “Mulai Lebih Awal” yang mengajak orang tua melakukan deteksi dan penanganan miopia sejak dini.

Melalui program tersebut, HOYA juga memberikan subsidi hingga Rp2 juta untuk pembelian lensa terapi MiYOSMART di optik rekanan di seluruh Indonesia hingga akhir Agustus 2026.

HOYA berharap semakin banyak orang tua melakukan pemeriksaan mata anak sebelum tahun ajaran baru dimulai sehingga pertumbuhan minus dapat dikendalikan lebih dini dan tidak mengganggu proses belajar.