apakabar.co.id, JAKARTA – Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, kembali menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat yang tidak mudik saat libur Lebaran 2025.
Anjungan rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung yang ingin merasakan nuansa kampung halaman.
“Setiap Lebaran, TMII selalu ramai dikunjungi keluarga yang tidak mudik. Mereka datang ke sini karena banyak anjungan rumah adat yang bisa menjadi pelipur rindu akan kampung halaman,” ujar Manager Corporate Secretary TMII, Novera Mayang, saat ditemui di lokasi, Rabu (3/4).
Menurut Mayang, keberadaan anjungan rumah adat memberikan pengalaman khas bagi para pengunjung, terutama mereka yang ingin mengabadikan momen Lebaran dengan latar belakang rumah tradisional dari berbagai daerah.
“Ketika berkunjung ke TMII saat Lebaran, mereka merasa seperti sedang pulang kampung. Bisa berfoto di depan rumah adat yang mencerminkan identitas dan budaya daerahnya masing-masing,” tambahnya.
Selain menikmati suasana rumah adat, pengunjung juga menjadikan wahana kereta gantung serta area Jagad Satwa seperti Taman Burung, Museum Komodo, dan Dunia Air sebagai tujuan utama mereka.
Di Museum Komodo, misalnya, para wisatawan bisa melihat koleksi reptil hidup yang menarik.
Dari komodo, ular sanca, biawak, iguana, hingga berbagai jenis kura-kura dan buaya, museum ini menghadirkan pengalaman unik untuk berinteraksi langsung dengan satwa-satwa eksotis.
Antusiasme Pengunjung dan Ragam Acara
Antusiasme masyarakat terhadap TMII tercermin dari jumlah pengunjung yang terus meningkat.
Hingga hari ketiga Lebaran atau Idul Fitri 1446 Hijriah, tercatat hampir 18 ribu orang telah memasuki kawasan TMII per pukul 13.00 WIB, dan jumlah ini diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.
Menariknya, TMII juga menyuguhkan berbagai acara spesial selama musim liburan Lebaran.
Dengan tiket masuk yang tetap dibanderol Rp25 ribu per orang, pengunjung bisa menikmati beragam festival budaya, pertunjukan seni, hingga konser musik.
“Besok akan ada atraksi Sisingaan, dan setiap hari kami menghadirkan hiburan yang berbeda untuk menyenangkan pengunjung. Pada akhir pekan nanti, konser dari Shaky Town dan Geisha siap memeriahkan suasana,” kata Mayang.
Sebelumnya, Direktur Utama TMII, Intan Ayu Kartika, menargetkan jumlah pengunjung selama periode libur Lebaran, yakni 31 Maret hingga 6 April 2025, mencapai 120 ribu orang. Target ini meningkat sekitar 25-30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Untuk menarik lebih banyak wisatawan, kami telah menyiapkan berbagai acara utama. Di antaranya Pawai Obor pada malam takbiran, Bazar Oase Nusantara yang menghadirkan ragam kuliner khas daerah, serta atraksi budaya seperti Tari Kecak, Lompat Batu, Kuda Lumping, dan Sisingaan,” jelas Intan.
Tak hanya itu, TMII juga menghadirkan program Jelajah Malam Museum di Museum Indonesia dan Museum Pusaka, permainan rakyat di beberapa anjungan daerah, serta pertunjukan musik Perdana Ria Jakarta di Plaza Lokomotif.
Dengan beragam acara dan wahana yang ditawarkan, TMII terus menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin menikmati libur Lebaran tanpa harus meninggalkan Jakarta.