NEWS
Aplikasi TJ Versi 3.0.0, Hadirkan Rekomendasi Rute hingga Hitung Emisi Karbon
Transjakarta memperkuat layanan digitalnya dengan meluncurkan aplikasi TJ: Transjakarta versi 3.0.0 dengan enghadirkan 5 fitur unggulan untuk mempermudah perjalanan pelanggan sekaligus mendorong gaya hidup ramah lingkungan.
apakabar.co.id, JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus memperkuat layanan digitalnya dengan meluncurkan aplikasi TJ: Transjakarta versi 3.0.0. Pembaruan ini menghadirkan lima fitur unggulan yang dirancang untuk mempermudah perjalanan pelanggan sekaligus mendorong gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan bahwa aplikasi terbaru ini tidak lagi sekadar berfungsi sebagai pencari rute perjalanan. Ke depan, aplikasi tersebut diharapkan menjadi pendamping perjalanan digital yang mampu memberikan berbagai informasi penting bagi pengguna transportasi umum.
"Kami ingin aplikasi TJ: Transjakarta tidak hanya menjadi pencari rute, tetapi berkembang menjadi smart mobility companion yang membantu pelanggan bepergian lebih mudah, lebih nyaman, sekaligus lebih peduli terhadap lingkungan," ujar Welfizon di Jakarta, Minggu.
Melalui pembaruan versi 3.0.0, pengguna kini dapat menikmati lima fitur utama yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan selama menggunakan layanan Transjakarta.
Salah satu fitur baru adalah penyesuaian layanan secara near real-time. Fitur ini memungkinkan pengguna memperoleh informasi terbaru apabila terjadi kondisi darurat maupun gangguan operasional. Dengan demikian, pelanggan dapat segera mengetahui perubahan layanan dan memilih alternatif perjalanan yang tersedia.
Selain itu, aplikasi juga menghadirkan fitur rute favorit. Melalui fitur ini, pelanggan dapat menyimpan jalur perjalanan yang paling sering digunakan sehingga proses pencarian rute menjadi lebih cepat dan praktis.
Fitur berikutnya adalah halte terdekat yang membantu pengguna menemukan lokasi halte Transjakarta paling dekat dari posisi mereka. Kehadiran fitur ini diharapkan memudahkan masyarakat, terutama pengguna baru maupun wisatawan yang belum mengenal jaringan layanan Transjakarta.
Pembaruan lainnya adalah global search, yaitu fitur pencarian yang memungkinkan pelanggan menemukan rute maupun layanan hanya dengan mengetik satu kata kunci. Sistem akan langsung menampilkan hasil pencarian yang relevan sehingga pengguna tidak perlu melakukan pencarian secara manual melalui beberapa menu.
Fitur unggulan terakhir adalah companion mode. Melalui fitur ini, aplikasi tidak hanya memberikan rekomendasi rute perjalanan, tetapi juga menampilkan estimasi jumlah emisi karbon yang berhasil dikurangi dengan menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi.
Menariknya, companion mode juga menghitung perkiraan kalori yang terbakar selama pelanggan berjalan kaki menuju atau dari halte Transjakarta. Informasi tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak sekaligus berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon.
Menurut Welfizon, pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dilakukan Transjakarta. Digitalisasi layanan dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat peran transportasi publik dalam mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.
Saat ini, aplikasi TJ: Transjakarta telah diunduh lebih dari dua juta kali. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital yang disediakan oleh perusahaan.
"Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital Transjakarta," kata Welfizon.
Peluncuran aplikasi TJ: Transjakarta versi terbaru dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan Jakarta Sky Fun Run (JSFR) 2026 yang berlangsung di Jalur Layang Koridor 13 Transjakarta. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 5.000 pelari dari berbagai kalangan.
Pemilihan ajang olahraga sebagai lokasi peluncuran bukan tanpa alasan. Transjakarta memanfaatkan momentum JSFR 2026 untuk mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi melalui penggunaan transportasi publik.
Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin menunjukkan bahwa transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kualitas udara di perkotaan.
Transjakarta juga menegaskan bahwa inovasi tidak hanya dilakukan melalui penambahan armada atau peningkatan layanan di lapangan. Transformasi digital menjadi salah satu strategi utama untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih praktis, efisien, dan informatif bagi pelanggan.
Di sisi lain, hadirnya fitur yang menampilkan estimasi pengurangan emisi karbon dan kalori yang terbakar menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat menggunakan transportasi umum. Dengan mengetahui dampak positif dari setiap perjalanan, diharapkan semakin banyak warga yang beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.
Melalui pembaruan aplikasi TJ: Transjakarta versi 3.0.0, perusahaan berharap masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan dalam merencanakan perjalanan, tetapi juga semakin sadar bahwa setiap pilihan transportasi yang digunakan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan pribadi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Editor:
JEKSON SIMANJUNTAK
JEKSON SIMANJUNTAK