NEWS

Bulog Siapkan 100 Ribu Paket Sembako Gratis di Bazar Monas, Stok Pangan Nasional Dipastikan Aman

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani dalam kegiatan Pasar Murah (Bazar) yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3). apakabar.co.id/Andrey
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani dalam kegiatan Pasar Murah (Bazar) yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3). apakabar.co.id/Andrey
apakabar.co.id, JAKARTA — Perum Bulog bersama pemerintah menyalurkan sebanyak 100 ribu paket sembako gratis dalam kegiatan Pasar Murah (Bazar) yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/3). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang dan pasca-Lebaran.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa distribusi paket dilakukan secara terorganisir dengan sistem kupon berdasarkan wilayah di DKI Jakarta. Setiap wilayah memiliki kode warna berbeda untuk mempermudah antrean masyarakat.

“Pembagian kupon sudah diatur berdasarkan wilayah, seperti Jakarta Selatan, Utara, dan Barat, dengan warna berbeda agar masyarakat lebih mudah dalam proses antre,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Bulog berperan dalam penyediaan bahan pangan, sementara distribusi kupon dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya untuk masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 100 ribu paket sembako tersebut disalurkan ke lima wilayah DKI Jakarta. Setiap paket berisi bahan kebutuhan pokok yang cukup lengkap, antara lain beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, daging ayam 1 ekor (sekitar 1 kilogram), telur ayam 1 kilogram, serta satu kaleng sarden.

“Jika ditotal, nilai paket ini sekitar Rp300 ribu, namun seluruhnya diberikan secara gratis kepada masyarakat,” kata Rizal.

Program ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meredam potensi kepanikan masyarakat terkait ketersediaan dan harga pangan, terutama saat hari besar keagamaan.

“Tujuannya agar masyarakat tidak panik membeli, serta memastikan pemerintah tetap hadir menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” jelasnya.

Rizal juga menegaskan bahwa kondisi pangan nasional saat ini dalam keadaan aman dan tidak terdampak signifikan oleh dinamika global, termasuk situasi di Timur Tengah.

“Stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,23 juta ton, yang merupakan tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan komoditas lain seperti jagung dan minyak goreng dalam kondisi aman. Untuk minyak goreng, Bulog mencatat stok sekitar 72 ribu kiloliter per bulan.

Ke depan, program pasar murah ini tidak hanya akan dilaksanakan di Jakarta, tetapi juga direncanakan menyasar daerah lain di Indonesia.

“Program ini akan berkelanjutan dan diperluas ke berbagai provinsi, sesuai arahan pemerintah pusat,” pungkas Rizal.