apakabar.co.id, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin memaknai upacara HUT Ke-79 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, sebagai upacara wada yang berarti pamitan untuk terakhir kalinya.
“Ya ini sangat berkesan karena ini yang terakhir. Bagi saya ini upacara wada, ya kan ada tawaf wada, haji wada, nah sekarang ini upacara wada namanya, pamitan untuk yang terakhir kali,” kata Wapres Ma’ruf saat memberikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8).
Ma’ruf Amin mengaku terkesan dengan upacara yang ia hadiri untuk terakhir kalinya sebagai Wakil Presiden Ke-13 Republik Indonesia. Selain itu, upacara tahun ini sangat berkesan karena diselenggarakan di dua lokasi sekaligus, yakni di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, dan Istana Merdeka, Jakarta.
“Sangat berkesan, ditambah lagi upacaranya tidak seperti biasa, di dua tempat, ini momentum bersejarah,” ujar Ma’ruf.
Upacara HUT 79 RI di IKN Dimeriahkan Lagu Puspa Warni dan Tarian Natana Borneo
Bagi Ma’ruf Amin, momentum penyelenggaraan upacara HUT RI merupakan momentum bersejarah. Upacara HUT Ke-79 RI di Nusantara menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen membangun wilayah baru yang diharapkan sebagai penggerak Indonesia Maju.
Selain itu, Upacara HUT RI di IKN juga untuk mempersatukan dan menunjukkan bahwa kesatuan dan kebersamaan rakyat Indonesia tidak terhalang oleh batas geografis.
“Bahwa kesatuan dan kebersamaan kita tidak terhalang oleh batas geografis itu, kan bisa dilakukan bersama dan kita juga berharap semakin terbangun kebersamaan, keadilan kemerataan untuk seluruh rakyat Indonesia,” terang Ma’ruf.
Selain upacara pagi, Wapres dan Ibu Wury Ma’ruf Amin juga dijadwalkan hadir mengikuti upacara penurunan bendera merah putih di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu sore.