1446
1446
News  

Menteri PPPA Kecam Prajurit TNI AL yang Bunuh Wartawati

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Foto: antara

apakabar.co.id, JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengutuk keras tindakan keji yang diduga dilakukan oleh seorang prajurit TNI AL, Kelasi Satu Jumran, terhadap Juwita, wartawati di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Arifah menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Tindakan ini tidak bisa ditoleransi. Kami mendukung proses hukum yang transparan dan meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (29/3).

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPPA Kalsel untuk memastikan kasus ini ditangani dengan serius.

Juwita ditemukan tewas di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3). Awalnya, kematiannya diduga akibat kecelakaan tunggal.

Namun, kejanggalan mulai terungkap setelah hasil penyelidikan menunjukkan luka-luka mencurigakan di tubuh korban.

Polisi menemukan bukti percakapan terakhir antara Juwita dan kekasihnya, Kelasi Satu J, yang bertugas di Lanal Balikpapan.

Dalam pesan tersebut, J mengajak Juwita bertemu dan memberikan petunjuk arah sebelum kejadian.

Komandan Detasemen Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut PM Ronald Ganap, membenarkan bahwa seorang prajurit terlibat dalam kasus ini.

“Oknum berinisial J sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

TNI AL memastikan kasus ini ditangani secara transparan dan berjanji tidak akan melindungi anggotanya yang terbukti bersalah.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba menutupi kejahatan.

 

6 kali dilihat, 6 kunjungan hari ini
Editor: Raikhul Amar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *