OTOTEKNO

Chery Ngebut di Pasar Dunia, Ekspor Tembus 6 Juta Unit dan Penjualan Melonjak 41,5 Persen

Chery Ngebut di Pasar Dunia, Ekspor Tembus 6 Juta Unit dan Penjualan Melonjak 41,5 Persen. Foto: dok. CSI
Chery Ngebut di Pasar Dunia, Ekspor Tembus 6 Juta Unit dan Penjualan Melonjak 41,5 Persen. Foto: dok. CSI
apakabar.co.id, JAKARTA - Pabrikan otomotif asal Cina, Chery, mencatat lonjakan penjualan global pada Februari 2026.

Pada bulan tersebut, Chery meraih total distribusi mencapai 160.765 unit atau tumbuh 41,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian ini sekaligus mengantarkan Chery sebagai merek otomotif China pertama yang berhasil melampaui 6 juta unit ekspor kendaraan di pasar internasional.

Dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (4/3), per Februari 2026, jumlah pengguna kendaraan Chery di luar Tiongkok tercatat telah menembus angka 6,09 juta unit di berbagai pasar dunia.

“Secara keseluruhan, basis pengguna Chery baik di pasar domestik maupun global kini telah melampaui 18,89 juta pelanggan,” tulis keterangan resmi Chery.

Kinerja ekspor Chery juga menunjukkan tren stabil dengan pengiriman lebih dari 100.000 unit per bulan selama sepuluh bulan berturut-turut.

Sejak menembus angka 5 juta unit ekspor pada Juni 2025, Chery hanya membutuhkan waktu sekitar 8 bulan untuk menambah 1 juta unit penjualan di pasar internasional.

Saat ini jaringan distribusi dan ekspor Chery telah menjangkau lebih dari 130 negara di seluruh dunia.

Ekspansi tersebut mencakup pasar dengan regulasi ketat seperti kawasan Eropa hingga pasar strategis otomotif seperti Sydney di Australia.

Pada pertengahan Februari 2026, Chery juga menggelar acara teknologi bertajuk “Australia Hybrid Night” di Sydney untuk memperkenalkan teknologi terbaru Chery Super Hybrid.

Dalam ajang tersebut, Chery memamerkan konsep pikap KP31 yang diklaim sebagai pickup plug-in hybrid diesel pertama di dunia.

Selain mengembangkan teknologi kendaraan, Chery juga memperluas inovasi melalui pengembangan robotika dan kecerdasan buatan lewat unit AiMOGA Robotics.

Teknologi tersebut ditunjukkan melalui robot anjing generasi kedua bernama Argos serta robot humanoid Mornine yang menjadi bagian dari ekosistem AI masa depan perusahaan.

Di pasar nasional, pertumbuhan Chery di Indonesia juga menunjukkan tren yang semakin positif sepanjang tahun 2025.

Penjualan kendaraan bermesin konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE) tercatat meningkat sekitar 2,9 ribu unit dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, segmen kendaraan hybrid seperti HEV dan PHEV mencatat kenaikan sekitar 5,5 ribu unit.

Pertumbuhan juga terjadi pada segmen kendaraan listrik murni atau EV yang meningkat sekitar 2,9 ribu unit.

Pencapaian ini mencerminkan semakin meningkatnya kepercayaan konsumen Indonesia terhadap teknologi, kualitas, dan inovasi kendaraan Chery.

Keberhasilan global tersebut sekaligus menempatkan pengguna Chery di Indonesia sebagai bagian dari komunitas global “With Chery With Love” yang kini memiliki jutaan anggota di berbagai negara.