OTOTEKNO
Menyambangi Pabrik Hino di Purwakarta, Dapur Produksi Truk Hino 500 hingga Bus
apakabar.co.id, JAKARTA - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mengajak puluhan awak media untuk melihat langsung proses produksi truk dan bus Hino di pabrik Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.
Pabrik yang telah beroperasi selama 22 tahun di lokasi tersebut menjadi pusat produksi berbagai kendaraan niaga Hino, mulai dari Hino 300 Series, 500 Series hingga sasis bus yang dipasarkan di dalam negeri maupun ke luar negeri.
Sesampainya di area pabrik, awak media disambut dengan gambaran lengkap proses manufaktur kendaraan niaga Hino. Mulai dari sasis kosong hingga menjadi unit utuh yang siap dipasarkan.
Direktur PT HMMI, Harianto Sariyan, menjelaskan bahwa pabrik Hino di Purwakarta berdiri di atas lahan seluas 296.000 meter persegi dan dilengkapi beragam fasilitas penunjang bagi karyawan.
“Kalau mau olahraga mengelilingi area pabrik ini bisa mencapai 2,5 kilometer. Di pabrik ini kami membagi line produksi untuk Hino 500 Series, 300 Series, dan Hino Bus,” ujar Harianto kepada awak media, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, saat ini HMMI didukung oleh 1.548 tenaga kerja dengan kapasitas produksi terpasang hingga 75.000 unit kendaraan per tahun. Seluruh proses manufaktur dijalankan sesuai standar global Hino Motors Limited, Jepang.
Tak hanya soal kapasitas, komitmen Hino terhadap industri nasional juga tercermin dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang telah mencapai lebih dari 40 persen, ditambah Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar 14,10 persen.
“Ini menjadi bukti strategi jangka panjang Hino dalam mendorong penggunaan komponen lokal, pengembangan supplier dalam negeri, serta penguatan rantai pasok industri otomotif nasional,” jelas Harianto.
Dalam kunjungan tersebut, awak media diajak menyusuri tiga lini produksi utama. Pertama, lini Hino 500 Series, di mana terlihat proses perakitan sasis hingga pemasangan kabin secara bertahap.
Selanjutnya, rombongan media memasuki lini Hino 300 Series. Menariknya, selain untuk pasar domestik, di area ini juga diproduksi unit truk untuk kebutuhan ekspor ke sejumlah negara Asia, yang ditandai dengan penggunaan setir kiri pada kabin.
Perjalanan kemudian berlanjut ke lini produksi bus Hino, yang memperlihatkan proses perakitan sasis RM 280 Euro 4 dan GB 150. Namun, demi alasan keamanan dan kerahasiaan produksi, awak media tidak diperkenankan mengambil gambar di area ini.
Kunjungan ini menjadi gambaran nyata bagaimana Hino menjaga kualitas produksi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama kendaraan niaga di Indonesia.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH