SPORT
Indonesia Rebut Empat Gelar di Thailand Masters 2026
apakabar.co.id, JAKARTA - Tim bulu tangkis Indonesia menutup kiprah di Thailand Masters 2026 dengan hasil gemilang. Empat sektor berhasil dikuasai wakil Merah Putih, yakni tunggal putra, ganda campuran, ganda putra, dan ganda putri, sekaligus menegaskan dominasi Indonesia pada turnamen BWF Super 300 tersebut.
Gelar pembuka datang dari sektor ganda putri (WD). Pasangan baru Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil impresif saat menaklukkan wakil China Bao Li Jing/Li Yi Jing melalui pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-15, 21-18.
Sempat kehilangan gim pertama akibat permainan yang terburu-buru, Amallia/Fadia bangkit dengan permainan lebih tenang dan minim kesalahan di dua gim berikutnya.
“Walaupun kalah di gim pertama, kami yakin masih ada peluang untuk membalikkan keadaan,” ujar Amallia.
Ia menilai gelar ini menjadi modal penting bagi mereka sebagai pasangan baru untuk menghadapi turnamen selanjutnya.
Fadia turut mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali meraih gelar di Thailand Masters dengan pasangan berbeda. “Tahun lalu saya juara bersama Lanny, tahun ini bersama Tiwi. Gelar ini kami dedikasikan untuk Coach Karel, Coach Nitya, dan tim ganda putri Pelatnas PBSI,” kata Fadia.
Kesuksesan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra (MD) melalui pasangan unggulan pertama Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Mereka tampil dominan saat mengalahkan pasangan Indonesia lainnya Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan skor 21-10, 21-17.
Bagi Leo/Bagas, gelar ini menjadi titik kebangkitan setelah cukup lama absen dari podium juara sejak Korea Open 2024. “Kami sudah lama tidak masuk final dan akhirnya bisa juara lagi. Terima kasih kepada seluruh pelatih yang terus mendukung kami,” ujar Leo.
Dari sektor ganda campuran (XD), pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil sukses keluar sebagai juara usai menundukkan rekan senegara Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti lewat laga tiga gim dengan skor 18-21, 21-19, 21-17.
Indah mengakui mereka sempat tertinggal karena lawan tampil agresif di awal pertandingan. “Bobby/Melati start-nya sangat bagus. Beruntung kami bisa tetap tenang dan mengambil alih ritme permainan,” ujar Indah.
Ia menambahkan, evaluasi ke depan adalah memperbaiki start agar tidak terburu-buru.
Sementara Adnan menegaskan keyakinan menjadi kunci kemenangan. “Yang penting yakin. Gelar ini kami persembahkan untuk pelatih, keluarga, dan juga untuk diri kami sendiri,” katanya.
Dominasi Indonesia ditutup oleh Moh. Zaki Ubaidillah dari sektor tunggal putra (MS). Zaki tampil luar biasa saat menaklukkan wakil tuan rumah Panitchaphon Teeraratsakul dalam laga ketat tiga gim dengan skor 21-19, 20-22, 21-19.
Zaki mengaku tak menyangka bisa meraih gelar juara di Thailand Masters 2026. “Rasanya campur aduk dan sangat senang. Saya sempat tertinggal, tapi tidak mau gampang menyerah. Pelatih terus mengingatkan untuk menjaga fokus karena sebelum poin 21 semuanya masih bisa dikejar,” ujarnya.
Atmosfer pertandingan yang dipenuhi pendukung tuan rumah justru menjadi pemantik semangat bagi Zaki. “Pendukung lawan ramai, tapi itu malah bikin saya tambah semangat,” kata Zaki.
Ia mendedikasikan kemenangan ini untuk orang tua, keluarga, PBSI, PB Djarum, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanannya, seraya berharap dapat meraih gelar di level Super 500 ke atas pada masa mendatang.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

