NEWS
3 Kali Gempa Dangkal Guncang Kalsel di Tengah Banjir Meluas
apakabar.co.id, JAKARTA - Di tengah banjir yang masih melumpuhkan ratusan desa, Kalimantan Selatan kembali diguncang gempa bumi dangkal. Dalam waktu kurang dari 30 menit, aktivitas seismik tercatat berulang di Balangan dan Kotabaru, Sabtu (3/1).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa pertama terjadi pada pukul 12.18 Wita dengan magnitudo 2,7. Pusat gempa berada di koordinat 2,36 lintang selatan dan 115,55 bujur timur, sekitar delapan kilometer barat daya Kabupaten Balangan, dengan kedalaman empat kilometer.
Enam menit kemudian, pada pukul 12.24 Wita, gempa lain kembali terdeteksi. Gempa bermagnitudo 3,1 itu berpusat di koordinat 2,66 lintang selatan dan 116,50 bujur timur, sekitar 81 kilometer timur laut Kabupaten Kotabaru, dengan kedalaman sangat dangkal, tiga kilometer.
BMKG kemudian mencatat gempa susulan pada pukul 12.36 Wita. Gempa bermagnitudo 2,6 tersebut berlokasi di koordinat 2,19 lintang selatan dan 115,46 bujur timur, sekitar 22 kilometer barat laut Kabupaten Balangan, dengan kedalaman 29 kilometer.
Hingga pukul 13.30 Wita, BMKG menyatakan belum menerima laporan dari masyarakat terkait kerusakan bangunan maupun dampak lain akibat rangkaian gempa tersebut. BMKG menegaskan gempa-gempa ini bermagnitudo kecil dan tidak berpotensi merusak, namun masyarakat tetap diimbau tenang, waspada, serta segera melapor jika merasakan getaran atau menemukan dampak fisik.
Bukan yang Pertama
Aktivitas gempa ini bukan yang pertama. Sejumlah hari sebelumnya, gempa dangkal juga dilaporkan mengguncang wilayah Kalimantan Selatan. Pada Senin, 20 Oktober 2025, sekitar pukul 11.59 Wita, gempa tercatat di koordinat 2,23 lintang selatan dan 115,11 bujur timur dengan kedalaman sekitar delapan kilometer. Pusat gempa berada sekitar 24 kilometer barat laut Hulu Sungai Utara dan dirasakan di sejumlah wilayah perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Masih di hari yang sama, gempa dangkal lain kembali terjadi di Kabupaten Balangan. Gempa bermagnitudo 2,7 tercatat pada pukul 12.53 Wita, berpusat di koordinat 2,15 lintang selatan dan 115,54 bujur timur, atau sekitar 0,34 kilometer timur Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, dengan kedalaman sekitar 30 kilometer.
Rangkaian aktivitas seismik ini terjadi saat Kalimantan Selatan masih dilanda banjir besar. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat banjir melumpuhkan aktivitas warga di 10 kecamatan di Kabupaten Banjar, mencakup 124 desa. Puluhan ribu warga terdampak dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi.
BPBD bersama pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca dan potensi bencana lanjutan, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan risiko banjir susulan belum sepenuhnya mereda.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

