NEWS

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Merata di Awal Tahun, Masyarakat Diminta Waspada

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas yang bervariasi pada Jumat (2/1).
Ilustrasi - Warga berteduh dengan payung ketika hujan lebat mengguyur kawasan MH Thamrin dan Bundaran HI, Jakarta. Foto: ANTARA
Ilustrasi - Warga berteduh dengan payung ketika hujan lebat mengguyur kawasan MH Thamrin dan Bundaran HI, Jakarta. Foto: ANTARA
apakabar.co.id, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas yang bervariasi pada Jumat (2/1). Hujan diprediksi terjadi mulai dari kategori ringan hingga lebat, bahkan di beberapa daerah dapat disertai petir. 

Prakirawan BMKG, Adelia, menyampaikan bahwa kondisi ini menandakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.

Cuaca hujan ringan berpeluang terjadi di banyak wilayah. Sebagian besar daerah di Pulau Sumatera diprakirakan diguyur hujan ringan, termasuk Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. 

Selain itu, hujan ringan juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kalimantan. Kondisi serupa diprakirakan meluas ke sebagian besar Sulawesi, wilayah Ternate, serta sebagian besar Papua. 

"Situasi ini menunjukkan bahwa hujan akan cukup merata di berbagai kawasan Indonesia," ujar Adelia melalui kanal YouTube BMKG di Jakarta, Jumat (2/1).

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur sejumlah wilayah tertentu. Beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang antara lain Bengkulu, Serang, dan Tanjung Selor. 

Selain itu, wilayah Merauke di Papua Selatan juga diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas yang sama. Meski tidak tergolong ekstrem, hujan sedang tetap dapat memicu gangguan aktivitas, terutama jika terjadi dalam durasi yang cukup lama.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah. Daerah yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

Di wilayah Kalimantan, potensi hujan lebat juga diperkirakan terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, serta Kalimantan Utara. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir, genangan, dan tanah longsor.

Selain hujan lebat, BMKG memprakirakan adanya hujan yang disertai petir di beberapa kota. Wilayah yang berpotensi mengalami hujan petir antara lain Padang, Pangkal Pinang, Semarang, Surabaya, dan Palangkaraya. 

Kondisi serupa juga berpeluang terjadi di Denpasar dan Mataram. Hujan disertai petir dapat meningkatkan risiko keselamatan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Di sisi lain, BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca berawan hingga berawan tebal di beberapa wilayah, seperti Ambon, Makassar, dan Gorontalo. Meski tidak disertai hujan, kondisi berawan tebal tetap perlu diantisipasi karena dapat berubah menjadi hujan sewaktu-waktu.

BMKG mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca. Masyarakat juga diminta untuk rutin memperbarui informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs resmi BMKG, serta media sosial resmi @info.bmkg

"Dengan informasi yang akurat dan terkini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi dampak cuaca yang berpotensi terjadi," pungkasnya.