OTOTEKNO

Geely Catat Penjualan 3,02 Juta Unit di 2025, NEV Jadi Andalan

Geely Indonesia melantai di ajang Gaikiindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Foto: dok. Geely Auto Indonesia
Geely Indonesia melantai di ajang Gaikiindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Foto: dok. Geely Auto Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA - Geely Automobile Holdings Limited menutup tahun 2025 dengan kinerja yang gemilang.

Penjualan global Geely tembus 3.024.567 unit, naik 39 persen dibanding tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Angka tersebut melampaui target tahunan Geely sebesar 3 juta unit, sekaligus membuat total penjualan kumulatif Geely secara global menembus 20 juta unit.


NEV Jadi Motor Utama


Segmen kendaraan energi baru (NEV) menjadi kontributor utama dengan penjualan 1.687.767 unit, melonjak 90 persen secara tahunan.

Untuk Geely Yinhe mencatat penjualan 1,24 juta unit (+150 persen YoY).

Kemudian, Geely Yinhe menembus 1 juta unit penjualan dalam waktu kurang dari 2,5 tahun.

Sementara, Lynk & Co membukukan penjualan lebih dari 350.000 unit.

 Untuk ZEEKR mencatat rekor penjualan bulanan di atas 30.000 unit pada Desember 2025.


Target Agresif 2026


Memasuki 2026, Geely menargetkan penjualan global 3,45 juta unit, termasuk 2,22 juta unit NEV.

Geely juga berencana meluncurkan sekitar 10 model baru di pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin.

MPV flagship Geely V900 dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2026.

Meski fokus NEV, lini mesin konvensional (ICE) Geely tetap solid di mana penjualan lini Geely China Star tembus 1,21 juta unit.

Untuk model Geely Coolray (Binyue) terjual 250.000 unit, Boyue terjual 300.000 unit, dan Emgrand (Dihao) terjual 180.000 unit.


Ekspansi Global Makin Kencang


Sepanjang 2025, Geely mencatat penjualan luar negeri 420.000 unit, termasuk lebih dari 120.000 unit NEV.

Saat ini, merek sudah hadir di 88 negara dan wilayah, dengan memiliki lebih dari 1.200 outlet global, serta masuk 13 pasar baru, termasuk Indonesia.

Model global Geely EX5 sukses menjadi SUV listrik segmen C terlaris di Brasil selama empat bulan berturut-turut.

Sementara EX2 mencatat lebih dari 1.000 SPK sejak pre-booking di Indonesia.


Geely telah memulai perakitan lokal Geely Starray EM-i di Indonesia. Model EX5 dan EX2 akan menyusul, dengan target TKDN di atas 40 persen.

Pada 2025, Geely memperkuat strategi Intelligent Geely 2025 dengan teknologi AI full-domain, sistem assisted driving G-Pilot, hingga konstelasi 64 satelit LEO aktif.

Di sisi keberlanjutan, mereka meraih berbagai penghargaan ESG global.

Mulai dari MSCI ESG rating AA, masuk Hang Seng Corporate Sustainability Index, serta Peringkat teratas ESG otomotif Tiongkok selama tiga tahun berturut-turut.