NEWS
Kemensos Gelar Pertemuan Pegawai Jelang Idul Fitri, Bahas Penguatan Program Sosial
apakabar.co.id, JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menggelar pertemuan dengan seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan bertajuk “Selalu Ada Ramadan: Puasa dari Putus Asa” tersebut berlangsung di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Jumat (13/03/2026).
Dalam arahannya, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mengingatkan pentingnya komitmen dan inisiatif pegawai dalam menjalankan tugas sesuai mandat yang diberikan agar dapat memberikan dampak bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kerja yang terintegrasi antarunit di Kemensos.
“Saya ingin kita menyadari bahwa tugas kita terhubung satu dengan yang lain. Satu Dirjen dengan Dirjen yang lain itu terhubung, bukan sendiri-sendiri, bukan terkotak-kotak, tetapi menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, maka tidak boleh ada ego sektoral,” kata Gus Ipul dalam arahannya.
Acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan siswa Sekolah Rakyat dari wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Tangerang. Mereka menampilkan berbagai pertunjukan seperti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, paduan suara, dan pembacaan puisi.
Selain itu, para pegawai Kemensos turut menampilkan paduan suara, tari sufi, drama teater, dan tausiah oleh para talent terpilih. Penampilan tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang hadir.
Pada kesempatan yang sama, Kemensos bersama Bank Negara Indonesia menyalurkan bantuan berupa 1.000 paket perlengkapan salat kepada siswa Sekolah Rakyat. Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan kepada lima perwakilan penerima manfaat.
“Seribu (paket) untuk siswa Sekolah Rakyat. Ya tentu kita berterima kasih ya, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh teman-teman siswa Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga mengingatkan para pegawai mengenai mandat yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Kemensos agar program kementerian selaras dengan prioritas pemerintah.
“Ada tiga mandat yang sering saya sampaikan. Pertama adalah mandat pemutakhiran DTSEN, yang kedua mandat Sekolah Rakyat, dan ketiga adalah mandat bansos tepat sasaran. Setiap bantuan sosial yang kita berikan itu, kita tepat sasaran, berdampak dan memberdayakan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tugas utama Kemensos adalah membantu Presiden dalam menjalankan amanat Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945 tentang tanggung jawab negara terhadap fakir miskin dan anak terlantar.
“Bagaimana caranya? Diberikan perlindungan sosial, diberikan rehabilitasi, dan pemberdayaan sosial,” imbuhnya.
Di akhir arahannya, Gus Ipul juga menyoroti pentingnya membangun jejaring dan memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki kementerian dalam menjalankan program pemerintah.
“Kami tidak ingin sumber daya yang kami miliki ini tersisih sebagian, sebagian lagi bekerja. Kami ingin semuanya bisa bekerja, semua melaksanakan tanggung jawab dengan baik,” pungkasnya.
Editor:
ANDREY MICKO
ANDREY MICKO