NEWS

UAE Kecam Serangan Rudal Iran, Tegaskan Kedaulatan dan Serukan Jalur Diplomatik

Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) mengecam keras serangan rudal Iran yang menyasar wilayahnya dan sejumlah negara di kawasan.
Asap membumbung ke udara Iran setelah Israel dan AS melancarkan serangan gabungan. Foto: ANTARA
Asap membumbung ke udara Iran setelah Israel dan AS melancarkan serangan gabungan. Foto: ANTARA
apakabar.co.id, JAKARTA - Pemerintah Uni Emirat Arab (UAE) mengecam keras serangan rudal Iran yang menyasar wilayahnya dan sejumlah negara di kawasan. Serangan tersebut dinilai sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional, hukum internasional, serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri UAE menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Pemerintah menyebut serangan itu sebagai ancaman serius terhadap keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini tengah menghadapi dinamika geopolitik yang kompleks.

UAE juga menyampaikan solidaritas dan dukungan penuh kepada negara-negara di kawasan yang turut terdampak serangan tersebut. Menurut pernyataan itu, keamanan antarnegara di kawasan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

"Setiap pelanggaran terhadap kedaulatan satu negara merupakan ancaman langsung bagi keamanan dan stabilitas seluruh kawasan," demikian penegasan dalam pernyataan resmi tersebut.

Sikap ini memperlihatkan komitmen UAE dalam menjaga stabilitas regional. Pemerintah menilai eskalasi militer hanya akan memperburuk situasi dan membuka ruang konflik yang lebih luas.

Selain itu, UAE secara tegas menolak penggunaan wilayah negara-negara di kawasan sebagai arena untuk menyelesaikan konflik atau memperluas pertikaian. Menurut pemerintah, pendekatan semacam itu berisiko menimbulkan dampak serius, tidak hanya bagi keamanan regional, tetapi juga terhadap stabilitas ekonomi global dan keamanan energi dunia.

Sebagai salah satu pusat ekonomi dan energi penting di kawasan, UAE menilai bahwa instabilitas dapat berdampak langsung pada rantai pasok global, pasar energi, dan pertumbuhan ekonomi internasional.

Serukan menahan diri dan dialog
Dalam pernyataannya, UAE kembali menyerukan pentingnya penahanan diri dari semua pihak. Pemerintah mendorong upaya diplomatik dan dialog serius sebagai solusi utama untuk mengatasi krisis yang sedang berlangsung.

Pendekatan diplomasi dinilai sebagai jalan paling efektif untuk mencegah eskalasi lebih lanjut sekaligus menjaga keamanan dan stabilitas kawasan dalam jangka panjang. UAE menekankan bahwa penyelesaian melalui jalur politik dan dialog terbuka harus menjadi prioritas bersama.

Di sisi lain, UAE juga menegaskan hak penuh dan sah untuk merespons setiap serangan yang mengancam kedaulatan dan keamanan nasionalnya. Langkah apa pun yang diambil, menurut pemerintah, akan tetap berada dalam koridor hukum internasional.

Pemerintah menekankan bahwa perlindungan terhadap integritas wilayah, keselamatan warga negara, serta penduduk yang tinggal di UAE merupakan tanggung jawab utama negara. UAE juga menegaskan tidak akan mentolerir kompromi apa pun yang mengancam keamanan dan kedaulatannya.

Duka untuk korban sipil
UAE secara khusus menyampaikan belasungkawa dan simpati mendalam kepada keluarga warga negara Pakistan yang tewas akibat serangan tersebut. Pemerintah menyatakan solidaritas penuh kepada keluarga korban dan mengecam keras penargetan warga sipil.

Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa serangan terhadap warga sipil dan objek sipil dilarang keras berdasarkan hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Sikap tegas UAE ini menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas dan keamanan kawasan tetap menjadi prioritas utama. Di tengah ketegangan yang meningkat, seruan untuk menahan diri dan mengedepankan dialog menjadi pesan penting bagi semua pihak agar konflik tidak semakin meluas.