SPORT

Hadiah Total Rp10 Miliar, IWO 2026 Jadi Turnamen Golf Putri Termahal Asia-Pasifik

Indonesia Women’s Open (IWO) 2026 presented by BTN akan berlangsung di Damai Indah Golf-BSD Course, Tangerang, akhir Januari. Foto: obgolf
Indonesia Women’s Open (IWO) 2026 presented by BTN akan berlangsung di Damai Indah Golf-BSD Course, Tangerang, akhir Januari. Foto: obgolf
apakabar.co.id, JAKARTA - Indonesia Women’s Open (IWO) 2026 dipastikan kembali digelar dengan level lebih tinggi di Damai Indah Golf–BSD Course, 30 Januari hingga 1 Februari mendatang. 

Usai berlangsung sukses pada edisi perdana tahun lalu, IWO 2026 akan menyiapkan total hadiah USD600.000 atau sekitar Rp10 miliar, meningkat dua kali lipat. 

Dengan nilai hadiah tersebut, IWO 2026 resmi menjadi turnamen golf profesional wanita termahal di Sirkuit Asia Pasifik, sekaligus salah satu yang paling prestisius di kawasan.


Turnamen ini diselenggarakan oleh Asia Golf Leaders Forum (AGLF) dan di-co-sanction oleh Persatuan Golf Indonesia (PGI) serta Korean Ladies Professional Golf Tour (KLPGT). 

IWO 2026 juga menjadi pembuka kalender Asia-Pacific Circuit (APAC Circuit) Series Tour 2026, setelah Taiwan Mobile Ladies Open pada Desember 2025.

APAC Circuit sendiri merupakan format tur baru yang menggantikan Women’s Asia Circuit dan Ladies Asia Golf Tour (LAGT) yang telah berhenti. Kehadirannya diharapkan menjadi fondasi baru pengembangan golf wanita di kawasan Asia-Pasifik.

Chairman Indonesia Women’s Open, C.K. Song, menyebut IWO sebagai proyek jangka panjang yang memiliki visi besar.

“Setelah debutnya berlangsung sukses pada 2025, Indonesia Women’s Open 2026 kembali akan kami adakan pada akhir Januari ini. Kami optimistis IWO dapat memberikan dorongan besar bagi perkembangan golf wanita Indonesia, sekaligus menjadi panggung kompetitif bagi pegolf wanita Asia Pasifik. Mimpi saya adalah menjadikan IWO sebagai turnamen ladies terbesar di Asia Tenggara dalam lima tahun ke depan,” ujar Song.

Sebagai pemegang lisensi Indonesia Women’s Open, PGI menegaskan bahwa turnamen ini merupakan satu-satunya national open profesional wanita di Indonesia. 

IWO juga menjadi bagian dari kerja sama strategis PGI dan AGLF yang berlangsung selama tiga tahun, dengan 2026 sebagai tahun kedua kemitraan tersebut.

Ketua Umum PB-PGI, Japto Soerjosumarno, menilai keberadaan IWO sangat penting dalam meningkatkan daya saing atlet nasional.

“Untuk kedua kalinya Indonesia Women’s Open hadir di Tanah Air. Kami berharap ajang ini dapat menjadi wadah pembelajaran dan tolok ukur bagi pegolf wanita Indonesia agar mampu bersaing setara dengan pemain-pemain internasional,” ujarnya.

Untuk kedua kalinya secara beruntun, Damai Indah Golf–BSD Course, lapangan karya legenda golf Jack Nicklaus, kembali dipercaya sebagai venue. Lapangan ini sebelumnya telah menjadi tuan rumah berbagai turnamen internasional, termasuk Indonesia Open dan 

IWO 2026 akan diikuti 120 pegolf terbaik, termasuk 50 pegolf profesional top Korea dari KLPGA Dream Tour, serta atlet elite dari lebih dari 12 negara Asia-Pasifik. Sebagai tuan rumah, PGI memberikan kesempatan kepada 30 pegolf Indonesia untuk bersaing memperebutkan gelar.

Salah satu tumpuan harapan Indonesia adalah Kristina Natalia Yoko, yang sukses lolos cut pada debut IWO 2025.


“IWO adalah panggung besar untuk menunjukkan perkembangan ladies professional Indonesia. Ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi langkah penting untuk mendorong lebih banyak turnamen golf wanita di masa depan,” ujar Yoko.

Selain pegolf profesional, PGI juga membuka kesempatan bagi pegolf amatir terbaik Tanah Air. Bianca Naomi Laksono, atlet timnas SEA Games 2025 peraih perunggu beregu, menyambut antusias kesempatan tersebut.

“Ini peluang berharga untuk mengukur kemampuan saya di level internasional. Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” kata Bianca.

Dengan skala yang semakin besar, dukungan sponsor kuat, serta kolaborasi internasional yang solid, Indonesia Women’s Open presented by BTN diharapkan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan golf wanita Indonesia dan Asia-Pasifik dalam jangka panjang.