SPORT

Jonatan dan Fajar/Fikri Melaju, Alwi Terhenti dari China Open 2026

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Foto: PBSI
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. Foto: PBSI
apakabar.co.id, JAKARTA – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, dan Ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar China Open 2026. Sementara Alwi Farhan harus menghentikan langkahnya setelah melalui pertandingan tiga gim, Rabu (22/7).

Jojo, sapaan akrab Jonatan, sukses melaju ke babak berikutnya usai menyingkirkan wakil Jepang, Yudai Okimoto, dengan skor 21-17, 6-21, 21-13. Kemenangan itu diraih setelah Jojo mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan yang berangin dan karakter shuttlecock yang dinilainya cukup menyulitkan.

"Lapangan di China Open cukup tricky karena arah angin dan shuttlecock. Saya harus benar-benar pintar menyusun strategi. Saat gim kedua tertinggal jauh, saya memilih menyimpan tenaga sekaligus mencari feeling untuk gim penentuan, dan syukurlah berjalan sesuai rencana," ujar Jonatan.

Di babak berikutnya, Jonatan akan menghadapi wakil Singapura, Loh Kean Yew, yang dikenal memiliki gaya bermain agresif.


Hasil positif juga diraih Fajar/Fikri. Juara Japan Open 2026 itu sukses mengalahkan pasangan tuan rumah Huang Di/Liu Yang dengan skor 21-15, 20-22, 21-9.

Fajar mengakui pertandingan berlangsung tidak mudah karena mereka harus beradaptasi dengan kondisi arena yang belum sempat dicoba saat latihan, ditambah dukungan penuh publik tuan rumah kepada lawan.

"Kami belum sempat mencoba lapangan sehingga harus cepat beradaptasi dengan arah angin dan karakter shuttlecock. Bersyukur di gim ketiga kami bisa mengambil start yang baik dan terus menjaga keunggulan," kata Fajar.

Selain Jojo dan Fajar/Fikri, Indonesia juga memiliki satu wakil yang lolos ke babak 16 besar. Ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil menyingkirkan unggulan kedua asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, lewat kemenangan 24-22, 21-17.

Febi mengatakan mereka belajar dari dua kekalahan sebelumnya sehingga tampil lebih berani dengan langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Rachel menambahkan, mereka mampu memanfaatkan kondisi lapangan yang berangin untuk mengontrol jalannya laga.

"Target awal kami adalah memenangkan pertandingan ini. Sekarang fokus kami beralih ke laga berikutnya, satu demi satu," ujar Rachel.

Sementara itu, Alwi Farhan belum mampu mengikuti jejak rekan-rekannya. Juara Thailand Masters 2026 tersebut takluk dari wakil India, Ayush Shetty, dengan skor 17-21, 21-5, 17-21.


Alwi mengakui kesulitan menghadapi perubahan permainan lawan serta kondisi lapangan yang berangin. Ia juga menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental menghadapi turnamen beruntun.

"Setelah ini saya langsung mengalihkan fokus ke Kejuaraan Dunia. Persiapan untuk turnamen back-to-back harus lebih baik, baik dari fisik, mental maupun pikiran," kata Alwi.