SPORT
Runner Up eFIBA Asia, Perbasi Evaluasi Total dan Bangun Ekosistem eBasket Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA – Timnas eBasketball Indonesia melakukan evaluasi menyeluruh usai finis sebagai runner up pada Kualifikasi eFIBA Season 4 Regional Asia, 14-15 Februari lalu. Dalam ajang tersebut, Indonesia kembali harus mengakui keunggulan Filipina yang masih menjadi kekuatan dominan di kawasan Asia.
Ketua eSports DPP Perbasi, Pasya Marta Putra, menyatakan tim telah melakukan peningkatan intensitas latihan hingga tiga kali lipat, membangun chemistry kuat, serta memperkuat aspek mental dan emosi. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup untuk meruntuhkan dominasi Filipina.
“Kami merasa persoalannya bukan hanya pada skill dan mekanik, tetapi juga pada ekosistem industri dan fundamental komunitas NBA2K di Indonesia yang belum optimal mendukung performa timnas,” ujar Pasya.
Menurutnya, penguatan tidak hanya dibutuhkan di dalam pertandingan, tetapi juga dari sisi pendukung seperti pelatih, analis, hingga sistem pembinaan komunitas.
Pada babak kualifikasi, Indonesia tampil impresif dengan mengalahkan Malaysia 308-80 dan Mongolia, sebelum akhirnya takluk dari Filipina 122-177 di upper bracket finals.
Meski belum berhasil menjadi yang terbaik di Asia, Perbasi menegaskan perjuangan belum selesai. Ke depan, timnas akan menginisiasi penguatan komunitas NBA2K nasional melalui program scrim online hingga pembentukan liga guna membangun fondasi kompetitif yang lebih solid.
“Kami ingin membangun ekosistem yang lebih kuat agar semangat dan kualitas pemain terus berkembang. Target kami jelas, kembali lebih siap dan lebih kuat tahun depan,” tegas Pasya.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR
