EKBIS
BI Sultra Siapkan Rp1,2 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Lebaran 2026, Ini Cara Penukarannya
BI Sultra menggelar program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang bertujuan memastikan ketersediaan uang tunai serta menjaga kelancaran sistem pembayaran.
apakabar.co.id, JAKARTA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan uang layak edar sebesar Rp1,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Langkah ini dilakukan melalui Program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Program tersebut bertujuan memastikan ketersediaan uang tunai serta menjaga kelancaran sistem pembayaran di wilayah Sulawesi Tenggara, yang dikenal sebagai Bumi Anoa.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan bahwa penyediaan dana tersebut merupakan bagian dari komitmen BI dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Idulfitri.
“Dalam rangka pemenuhan uang rupiah layak edar kepada masyarakat, BI Sultra menyiapkan Rp1,2 triliun pada periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026,” ujar Edwin saat ditemui di Kendari, Rabu (11/2).
Pada tahun ini, BI Sultra juga menaikkan batas maksimal penukaran uang per orang menjadi Rp5,3 juta. Angka tersebut meningkat sekitar 23,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp4,3 juta.
Kenaikan kuota itu dilakukan untuk mengakomodasi tingginya permintaan uang pecahan kecil menjelang Lebaran. Tradisi berbagi uang baru kepada keluarga dan anak-anak menjadi salah satu faktor meningkatnya kebutuhan tersebut setiap tahunnya.
“Peningkatan kuota ini bertujuan untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat terhadap uang pecahan kecil saat momen hari raya,” jelas Edwin.
Dengan tambahan kuota ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan penukaran uang secara lebih optimal dan merata.
BI Sultra juga menyediakan berbagai kanal penukaran uang selama periode SERAMBI 2026. Layanan tersebut meliputi kas keliling, loket perbankan, hingga titik penukaran bersama yang bekerja sama dengan sejumlah bank di daerah.
Untuk menjamin ketertiban dan kenyamanan masyarakat, BI mengimbau agar proses penukaran dilakukan melalui sistem digital. Masyarakat diminta memanfaatkan aplikasi PINTAR untuk melakukan pemesanan jadwal penukaran uang.
“Layanan penukaran rupiah diupayakan lebih mudah, merata, dan tertib dengan dukungan sistem digital PINTAR,” katanya.
Dengan sistem ini, masyarakat dapat memilih lokasi dan jadwal penukaran sesuai ketersediaan, sehingga antrean panjang dapat dihindari.
Selain menyiapkan uang tunai, BI Sultra juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transaksi non-tunai selama Ramadan dan Idulfitri. Penggunaan pembayaran digital dinilai lebih aman, cepat, dan efisien.
Peningkatan transaksi biasanya terjadi selama bulan puasa hingga Lebaran, baik untuk kebutuhan belanja, transportasi, maupun pengiriman uang. Karena itu, BI mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam bertransaksi serta menjaga keamanan data pribadi.
Melalui program SERAMBI 2026, BI Sultra berharap kebutuhan uang layak edar dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
Dengan ketersediaan dana Rp1,2 triliun dan layanan penukaran yang lebih tertata, masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan dapat menyambut Lebaran dengan lebih tenang dan nyaman.
Editor:
JEKSON SIMANJUNTAK
JEKSON SIMANJUNTAK