apakabar.co.id, CIANJUR – Ada yang berbeda di musim mudik Lebaran tahun ini di Kebun Raya Cibodas. Kebun raya yang terletak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat itu siap memanjakan wisatawan dengan hadirnya fenomena langka, yakni mekarnya ‘Bunga Bangkai’ raksasa.
Lokasi wisata ini bisa menjadi pilihan untuk tujuan rekreasi bersama keluarga karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau. Dan bukan sebuah kebetulan ketika musim Lebaran, warga bisa menikmati mekarnya bunga raksasa tersebut.
Supervisor Hortikultura Kebun Raya Cibodas Latif bersama Daseng Ahmad Samsudin menjelaskan, Bunga Bangkai dengan Nomor koleksi 76, mulai keluar kuncup bunga pada tanggal 16 februari 2024.
“Pengamatan dan pengukuran tinggi dilakukan setiap 2 (dua) hari sekali. Pengamatan terakhir dilakukan pada Jumat tanggal 5 April 2024 dengan tinggi tanaman mencapai 171,5 cm,” tuturnya, Minggu (7/4).
General Manager Kebun Raya Cibodas Joko Sulistio menuturkan, mekarnya Bunga Bangkai di penghujung bulan April itu menjadi kado ulang tahun bagi Kebun Raya Cibodas yang diperingati setiap tanggal 11 April. Hal itu bertepatan dengan hari jadi ke-172 Kebun Raya Cibodas.
Mencermati hasil data pengamatan, Joko berharap, Bunga Bangkai dengan nomor koleksi 76 itu akan mekar lebih tinggi dari tahun sebelumnya. “Bunga bangkai tersebut terakhir berbunga bulan Maret 2020 dengan tinggi mencapai 291 cm dengan diameter kelopak (spatha) 119 cm.” terangnya.
Bunga bangkai Kebun Raya Cibodas terletak bersebelahan dengan Taman Lumut. Kondisi sekitar Bunga Bangkai ternaungi oleh pohon-pohon yang tinggi dan rimbun. Salah satunya pohon Rasamala atau Altingia excelsa. Serasah daun Rasamala yang berguguran pada area sekitar sering dimanfaatkan untuk menutupi media tanam Bunga Bangkai tersebut, dengan tujuan membantu proses penyuburan tanah disekitar umbi Bunga Bangkai agar bertumbuh.
Senada, General Manager Corporate Communication PT. Mitra Natura Raya Zaenal Arifin menuturkan, Bunga Bangkai tersebut terbukti lebih mampu berdaptasi dengan baik pada iklim dataran tinggi, seperti di Kebun Raya Cibodas yang ketinggiannya antara 1.300-1.424 meter di atas permukaan laut (MDPL).
“Bunga bangkai di Kebun Raya Cibodas lebih sering mekar dibandingkan dengan di Kebun Raya Bogor. Karena bisa mekar hampir setiap tahun,” jelasnya. Hingga saat ini, Kebun Raya Cibodas telah memiliki 13 Spesimen, sementara di Kebun Raya Bogor baru memiliki empat atau lima spesimen.
Bunga yang umumnya dikenal dengan sebutan Bunga Bangkai atau Amorphophallus titanum (Becc) itu merupakan tanaman koleksi hasil dari anakan tanaman induk yang dikoleksi sejak tahun 2000. Tanaman tersebut merupakan hasil eksplorasi dari tanaman yang terdapat di Bukit Sungai Talang, Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Sumatera Barat.
“Bunga bangkai termasuk dalam kategori tumbuhan langka berdasarkan klasifikasi dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan keberadaannya dilindungi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999,” tutupnya.