NEWS
DPR Minta Lembaga Pendidikan Terhubung dengan Sektor Industri
apakabar.co.id, JAKARTA - nggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief meminta lembaga pendidikan mampu terhubung baik dengan sektor industri agar mampu menyerap sumber daya manusia (SDM).
Menurut dia, wilayah yang memiliki pertumbuhan sektor industri membutuhkan SDM yang berkualitas dan terampil. Namun, dia menilai lembaga pendidikan dan stake holder terkait belum terkoordinasi baik dengan sektor industri.
"Kita sudah melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di Indonesia, kita selalu bertanya terkait koordinasi antara sektor industri dengan lembaga pendidikan, rupanya belum terhubung," kata Hendry dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (10/2).
Dia menyampaikan hal itu dalam rangka kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Balai Diklat Industri (BDI) Medan, Sumatera Utara.
Menurut dia, lembaga pendidikan dan sektor industri masih berjalan sendiri-sendiri, sehingga pelajar atau mahasiswa yang dihasilkan lembaga pendidikan tidak sesuai dengan kompetensi, kebutuhan dan kualifikasi dengan sektor industri.
Dia menekankan, BDI Medan sebagai balai dari Kementerian Perindustrian di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang membawahi 5 provinsi yaitu Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau seharusnya sudah mampu memetakan kebutuhan SDM oleh sektor industri di lima provinsi tersebut.
Apalagi, kata dia, Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sebagai daerah tumbuh baru sektor industri paling tinggi di Sumatera membutuhkan tenaga-tenaga terampil. Maka dari itu, dia pun mendorong agar BDI Medan ini segera membentuk lembaga pendidikan vokasi.
"Kita optimis, rencana ini akan disambut hangat oleh kepala daerah, calon pendidik dan pelaku industri," katanya.
Editor:
BETHRIQ KINDY ARRAZY
BETHRIQ KINDY ARRAZY