apakabar.co.id, CIANJUR – Harga komoditas pangan di pasar induk Cianjur terus mengalami kenaikan Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
Kenaikan itu sendiri diprediksi akan terus meningkat hingga Puncak Lebaran Idul Adha.
Bawang bombay dari harga Rp40 Ribu saat ini naik menjadi Rp60 ribu, cabai merah dari Rp40 ribu naik menjadi Rp60 ribu, cabai tanjung dari Rp30 ribu naik menjadi Rp45 ribu, cabai rawit dari Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu dan kentang Rp15 ribu.
Menurut salah seorang pedagang Engan (45) mengatakan, kenaikan harga terjadi perhari ini. Menurutnya, kenaikan dipicu akan menjelang Idul Adha.
“Kenaikan seperti cabai-cabaian dan komoditas lainnya itu dari hari ini, soalnya semalam baru turun barang,” tuturnya saat ditemui Rabu (5/6).
Ditengah harga yang saat ini mulai naik, menurutnya penjualan masih belum terlalu ramai. Ia memastikan penjualan akan ramai pada saat tiga hari menjelang lebaran Idul Adha.
“Hari ini pembeli masih biasa-biasa belum terlalu ramai tapi untuk nanti mendekati lebaran pasti akan ada sedikit peningkatan,” jelasnya.
Selain itu, harga ayam potong juga mengalami kenaikan. Dari yang sebelumnya Rp35 ribu saat ini menjadi Rp38 ribu per kilo gramnya, bahkan bisa sampai Rp40 ribu.
Sementara menurut pembeli Diah (35) mengungkapkan, dirinya merasa keberatan dengan harga komoditas yang saat ini naik. Padahal menurutnya lebaran masih jauh.
“Ini terlalu mahal, lebaran nya juga belum dan masih lama tapi udah pada naik, apalagi nanti pas mendekati lebaran pasti harga lebih tinggi,” terangnya.
Para pedagang pun memprediksi kenaikan harga akan terus terjadi hingga Hari Raya Idul Adha nanti.
Sementara untuk harga beras dan telur di pasaran masih terhitung normal. Untuk harga beras premium sendiri di harga Rp 15 ribu dan telur di harga Rp 28 ribu perkilo gramnya.