apakabar.co.id, BANJAR – Debat kedua Pilbup Banjar panas. Sampai-sampai KPU dan Bawaslu kena sindiran keras dari paslon 02 Tamliha-Habib.
Sindiran itu dilontarkan Tamliha terbuka. Saat live penutup debat yang berlangsung di Ballroom Qin Hotel Banjarbaru, Jumat (22/11).
“Baru kali ini penyelenggara pemilu naik ke atas mimbar debat. Saya berharap penyelenggara pemilu bersikap netral,” ucap Tamliha.
Yang ia maksud adalah Ketua KPU Banjar Abdul Muthalib dan Ketua Bawaslu Banjar Muhammad Hafizh Ridha. Keduanya kompak naik ke atas panggung debat.
Ia merasa tak nyaman dengan sikap Ketua KPU dan Bawaslu Banjar. Mereka bersamaan naik ke atas panggung debat menegur Tamliha.
Momentum itu terjadi saat jeda iklan debat. Yang mana disiarkan langsung oleh CNN Indonesia, TVRI dan YouTube KPU Banjar.
Kala itu Ketua KPU Abdul Muthalib bersama anggotanya dan Ketua Bawaslu Muhammad Hafizh Ridha kompak. Mereka sigap merespons kritikan paslon 01 Saidi-Idrus kepada penyelenggara yang merasa terserang secara personal dalam debat.
Kala itu, Tamliha memang tampil menekan. Ia blak-blakan soal kegagalan Saidi selama jadi bupati.
Mantan Anggota DPR RI tiga periode itu bahkan vulgar. Bahwa Saidi terafiliasi dengan penambang di Kabupaten Banjar. Tak lain adalah ayahnya sendiri.
Saat debat berlangsung, sempat terlihat salah satu pendukung Saidi-Idrus. Mengenakan kemeja biru bertuliskan Manis. Ia tampak mendekati dan membisiki Ketua KPU Banjar, Abdul Muthalib.
Tak berselang salam, Ketua Bawaslu Banjar Hafizh juga mendekati Abdul Muthalib di kursi barisan paling depan. Terjadi komunikasi sesaat.
Setelah itu, saat jeda debat, duet penyelenggara pemilu tersebut naik ke atas panggung.
Itulah yang kemudian memicu sindiran Tamliha saat sesi closing statement. Ia merasa penyelenggara pemilu tak mengesankan netralitas. Terutama Bawaslu. Mereka begitu sigap merespons keluhan Saidi dalam debat.
“Sementara ketika kami datang untuk protes ke Bawaslu, Anda malah terbang ke Jakarta,” sindirnya.