NEWS

Menko AHY Lepas 19 Truk Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tiga Provinsi Sumatera

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas 19 truk bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Acara pelepasan digelar di T
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas 19 truk bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Acara pelepasan digelar di T
apakabar.co.id, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas 19 truk bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Acara pelepasan digelar di Tangerang, Jumat (12/12), bersama jajaran APRINDO dan Alpha Group sebagai penyumbang utama bantuan.

“Di atas segalanya adalah kemanusiaan. Kita harus selalu menyediakan waktu dan ruang untuk misi kemanusiaan, sepadat apa pun tugas kita,” ujar AHY.

Menurut AHY, bantuan ini penting untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana besar yang terjadi sejak akhir November. Ia memaparkan bahwa badai tropical cyclone Senyar memicu bencana lintas provinsi yang jarang terjadi di Indonesia.

“Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, 18 terdampak. Di Sumatera Utara, 18 dari 33 daerah terdampak. Di Sumatera Barat, 16 dari 19 kabupaten/kota terdampak. Total 52 kabupaten/kota—luasnya setara satu Pulau Jawa,” jelas AHY.

Hingga hari ini, AHY melaporkan lebih dari 950 warga meninggal, 250 orang masih hilang, 5.000 terluka, dan sekitar 1 juta jiwa mengungsi. Banyak wilayah mengalami isolasi akibat jalan dan jembatan terputus, sehingga distribusi logistik sempat sangat terhambat.

AHY yang beberapa kali meninjau langsung lokasi bencana menceritakan kondisi Aceh Tengah, Bener Meriah, Sumatera Barat hingga Aceh Tamiang yang ia sebut “buruk sekali”. Rumah-rumah hancur, masyarakat kekurangan air bersih, obat-obatan, dan makanan siap saji.

Karena keterbatasan helikopter dan pesawat kecil yang tak mampu membawa logistik dalam jumlah besar, perbaikan jalur darat menjadi prioritas. Kemenko Infrastruktur, bekerja sama dengan Kementerian PUPR, mengerahkan alat berat untuk membuka akses.

“Yang paling efektif tetap truk. Karena itu jalannya harus kita benahi dulu. Hari ini kita lepas 19 truk bantuan agar segera menjangkau daerah-daerah sulit,” kata AHY.

Ia juga berpesan kepada para sopir dan tim pengantar logistik agar mengutamakan keselamatan. “Cuaca harus diperhatikan. Kalau kurang aman, berhenti terlebih dahulu. Keselamatan nomor satu,” tegasnya.

AHY kembali menegaskan pentingnya solidaritas nasional. “Mari kita kawal agar bantuan ini tiba dengan aman dan langsung diterima masyarakat. Terima kasih kepada APRINDO, Alpha Group, dan semua pihak yang terus menghadirkan kepedulian,” ujarnya.

Bantuan yang diberangkatkan antara lain makanan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan sanitasi, dan kebutuhan dasar lainnya untuk pengungsi di tiga provinsi terdampak bencana besar Sumatera.