NEWS
Gempa M4,3 Guncang Berau, Getaran Terasa hingga Maratua
apakabar.co.id, JAKARTA – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat (27/2/2026) pukul 13.06.06 WIB. Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, namun hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.
Berdasarkan analisis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 1,47° Lintang Utara dan 118,81° Bujur Timur, atau sekitar 173 kilometer timur Berau, Kalimantan Timur. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Mangkalihat.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Mangkalihat,” jelasnya dalam keterangan resmi.
Hasil analisis pengukuran percepatan tanah (accelerograph) menunjukkan gempa dirasakan di wilayah Maratua dengan intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk besar yang melintas.
Sementara itu, di Karangan gempa dirasakan pada intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan beberapa orang dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
BMKG memastikan bahwa hingga pukul 13.30 WIB, belum terdeteksi adanya gempa susulan (aftershock). Selain itu, gempa ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena magnitudonya relatif kecil dan berpusat di kedalaman dangkal.
Meski tidak menimbulkan dampak signifikan, masyarakat diimbau tetap waspada. Warga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat getaran, serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum kembali beraktivitas seperti biasa.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi terkait aktivitas kegempaan hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG, termasuk situs web dan media sosial terverifikasi.
Gempa ini menjadi pengingat bahwa wilayah Kalimantan Timur, khususnya kawasan pesisir dan perairan di sekitar Mangkalihat, memiliki potensi aktivitas tektonik yang tetap perlu diwaspadai meskipun tidak sesering wilayah Indonesia bagian timur lainnya.
Pihak BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik di kawasan tersebut dan memberikan pembaruan apabila terdapat perkembangan lanjutan.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

