NEWS

Seleksi CEO Taman Balekambang Diulang, Pemkot Solo Longgarkan Syarat

Taman Balekambang Solo. Foto: apakabar.co.id/Fernando Fitusia
Taman Balekambang Solo. Foto: apakabar.co.id/Fernando Fitusia
apakabar.co.id, SOLO - Pemerintah Kota Solo kembali membuka seleksi CEO atau pimpinan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Balekambang. Langkah ini diambil setelah lima peserta yang mengikuti seleksi tahap pertama dinyatakan tidak lolos.

Anggota Panitia Seleksi (Pansel) CEO Taman Balekambang, Sutaryo, mengungkapkan bahwa proses seleksi pada tahap awal memang dilakukan dengan standar yang cukup ketat, terutama terkait persyaratan pengalaman di bidang pariwisata.

"Memang harapan kami calon CEO punya background pas di kawasan pariwisata Taman Balekambang. Namun ditahap kedua ini dilonggarkan. Penekanannya adalah di kemampuan leadership. Untuk teknis soal pariwisatanya bisa dipelajari atau membentuk tim," ungkap Sutaryo, Rabu (7/1). 


Namun, kata dia, dalam seleksi tahap kedua nanti, panitia melakukan penyesuaian kriteria. Fokus utama tidak lagi pada latar belakang teknis pariwisata, melainkan pada kemampuan kepemimpinan atau leadership.

"Bagi kemarin yang sudah mendaftar silahkan (mendaftar lagi). Kami tidak menutup kemungkinan dari yang sudah mendaftar ataupun belum. Ini bentuk keterbukaan, independen, transparan, dan juga akuntabel," terangnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi CEO Taman Balekambang, Budi Murtono, berharap seleksi ulang ini mampu menghasilkan pimpinan BLUD yang profesional dan visioner.

"Taman Balekambang harapannya ke depan juga bisa menjadi magnet daya tarik wisata di Kota Solo. Mampu membiayai secara mandiri operasionalnya. Karena memang cukup mahal operasionalnya, tidak membebani APBD dan bisa menarik sumber ekonomi di Solo," ujarnya. 


Berdasarkan data eksisting tahun 2025, biaya operasional Taman Balekambang mencapai sekitar Rp6 hingga Rp7 miliar per bulan. Angka tersebut menjadi tantangan besar bagi pimpinan baru dalam menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan.


"Oleh karena itu, CEO Taman Balekambang harus punya fleksibilitas dan kreativitas dalam mengelola aset yang ada. Mampu menciptakan inovasi pendapatan, meningkatkan up skill pengelolaan, dan mengembangkan potensi ekonomi kawasan,” tandasnya. 

Seleksi tahap kedua CEO Taman Balekambang dijadwalkan mulai dibuka pada pekan depan. Pemerintah Kota Solo menargetkan pimpinan baru Taman Balekambang sudah dapat ditetapkan paling lambat Maret mendatang.