NEWS

Ratusan Siswa di Tiga Kecamatan Cianjur Keracunan MBG

Ratusan siswa di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapat perawatan di Puskesmas Cijagang karena mengalami keracunan usai menyantap menu MBG. Foto: Antara
Ratusan siswa di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapat perawatan di Puskesmas Cijagang karena mengalami keracunan usai menyantap menu MBG. Foto: Antara
apakabar.co.id, JAKARTA - Sebanyak kurang lebih 300 siswa di tiga kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan mengalami keracunan makan bergizi gratis (MBG).

Para siswa yang mengalami keracunan tersebut tersebar di Kecamatan Kadupandak, Sukanagara, dan Cikalongkulon. Sebagian besar siswa sudah kembali pulih setelah mendapatkan pertolongan medis.

"Kami sudah mengirim sampel makanan dan muntahan korban keracunan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan, guna memastikan penyebabnya," kata Koordinator Wilayah BGN Cianjur, Sirojudin di Cianjur, Rabu (28/1).
Meski begitu, kata Sirojudin, pihaknya belum dapat memastikan penyebabnya karena hasil pemeriksaan sampel makanan dan muntahan dari laboratorium membutuhkan waktu beberapa hari ke depan, namun penanganan tetap dilakukan mengacu pada prosedur yang berlaku.

Ketika dugaan keracunan terjadi di dapur MBG, makan untuk sementara ditutup sampai hasil pemeriksaan keluar, dimana pihaknya akan menerbitkan surat resmi terkait penutupan sementara.

“Kami akan menerbitkan surat resmi dari pengawas terkait penutupan sementara dapur yang memasok MBG ke sekolah-sekolah yang siswanya mengalami keracunan," katanya.
Sirojudin menerangkan telah melakukan koordinasi lebih lanjut dengan seluruh SPPG terkait, termasuk di wilayah Kadupandak, Sukanagara, dan Cikalongkulon serta melakukan evaluasi terkait pengolahan sampai pendistribusian.

“Kami akan melakukan evaluasi secara keseluruhan dengan tujuan agar kejadian seperti ini tidak terulang, dan ketika terjadi ada penanganan khusus salah satunya penutupan sementara dapur,” katanya.