NEWS

Stok Daging Jakarta Rentan, Dharma Jaya Siapkan Kawasan Peternakan Baru

Stok daging di Jakarta rentan terganggu ketika permintaan meningkat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Daging sapi dipotong sebelum didistibusikan kepada warga di RPH Dharma Jaya, Jakarta Timur, Senin, (17/6/2024). Foto: ANTARA
Daging sapi dipotong sebelum didistibusikan kepada warga di RPH Dharma Jaya, Jakarta Timur, Senin, (17/6/2024). Foto: ANTARA
apakabar.co.id, JAKARTAJakarta hampir tidak memiliki basis peternakan sapi skala besar, sehingga pasokan daging sangat bergantung pada daerah lain dan impor. Kondisi ini membuat stok daging Jakarta rentan terganggu ketika permintaan meningkat, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Untuk memperkuat pasokan daging, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya merencanakan pembangunan kandang sapi di Ciangir, Kabupaten Tangerang, Banten.
 
Fasilitas ini diproyeksikan mampu menambah kapasitas penampungan sapi sekaligus mendukung upaya menjaga ketersediaan daging bagi masyarakat Jakarta.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengungkapkan pembangunan kandang tersebut merupakan tahap awal dari rencana pengembangan kawasan peternakan terpadu milik perusahaan.

Menurut dia, langkah pertama yang akan dilakukan adalah membangun kandang dan fasilitas pengolahan pakan.

"Awalnya kami akan bangun kandang terlebih dahulu dan gudang pengolahan pakan. Ke depan rencananya kawasan ini akan dikembangkan menjadi area peternakan terintegrasi," kata Raditya di Jakarta, Kamis (5/6).

Raditya menambahkan, kawasan kandang sapi Ciangir nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat penampungan sapi. Area tersebut juga dirancang menjadi pusat peternakan yang lebih modern dengan dukungan fasilitas pengolahan pakan dan sistem pengelolaan yang lebih efisien.

Pengadaan ribuan sapi
Dalam upaya memperkuat stok daging Jakarta, Dharma Jaya menargetkan dapat mendatangkan sekitar 7.500 ekor sapi impor pada tahun 2026.

Sejauh ini perusahaan daerah tersebut telah merealisasikan kedatangan sekitar 3.119 ekor sapi.

Namun keterbatasan fasilitas kandang membuat jumlah sapi yang dapat didatangkan dalam satu periode pengadaan belum maksimal.

Raditya menjelaskan, pengadaan terakhir hanya mencapai sekitar 590 ekor sapi karena kapasitas kandang yang tersedia masih terbatas.

"Kemarin kami mendatangkan sapi sekitar 590 ekor. Hal ini karena kapasitas kandang yang ada masih terbatas. Dengan adanya kandang baru nanti, kami berharap jumlah sapi yang bisa ditampung akan jauh lebih banyak," ujarnya.

Keterbatasan infrastruktur peternakan
Saat ini Dharma Jaya memiliki lahan sekitar 12 hektare di Serang yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi kandang sapi dengan kapasitas sekitar 5.000 ekor.

Namun perubahan peruntukan lahan membuat area tersebut tidak lagi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan peternakan.

Kondisi tersebut membuat ruang bagi perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini untuk meningkatkan pengadaan sapi menjadi terbatas.

Sebagai solusi, Dharma Jaya berencana mengembangkan kawasan peternakan baru di Ciangir, Kabupaten Tangerang, dengan total area sekitar 100 hektare.

Dari luas tersebut, sekitar 20 hektare telah digunakan sebagai lokasi lembaga pemasyarakatan.

Sementara dari sisa sekitar 70 hektare, perusahaan berencana memanfaatkan sekitar 40 hektare untuk pembangunan kawasan peternakan.

Area tersebut nantinya tidak hanya berisi kandang sapi, tetapi juga fasilitas pendukung seperti gudang pengolahan pakan serta infrastruktur operasional lainnya.

Dengan pengembangan ini, kawasan Ciangir diharapkan dapat menjadi pusat peternakan yang lebih efisien serta mendukung distribusi sapi untuk memenuhi kebutuhan daging di Jakarta.

Menjaga pasokan daging ibu kota
Melalui pembangunan kandang yang lebih luas, Dharma Jaya menargetkan mampu meningkatkan jumlah sapi yang didatangkan hingga sekitar 1.000 ekor dalam setiap periode pengadaan.

Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas stok daging Jakarta, khususnya pada periode ketika konsumsi masyarakat meningkat tajam seperti saat Ramadan dan Idulfitri.

"Dengan kandang yang lebih luas, diharapkan jumlah sapi yang bisa ditampung bertambah sehingga dapat membantu menjaga ketahanan pangan, khususnya pasokan daging," kata Raditya.

Pembangunan kandang sapi Ciangir diharapkan menjadi langkah penting bagi Dharma Jaya dalam memperkuat sistem pasokan daging sekaligus mengurangi kerentanan yang selama ini muncul akibat ketergantungan pada pasokan dari luar daerah dan impor.