NEWS
Prabowo Santai Tanggapi Pujian Trump di Forum Perdamaian Gaza
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, merespons santai pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, yang menyebut dirinya tidak ingin “berhadapan” dengan Prabowo dalam forum internasional.
apakabar.co.id, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, merespons santai pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, yang menyebut dirinya tidak ingin “berhadapan” dengan Prabowo dalam forum internasional. Pernyataan itu mencuat dalam agenda KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza di Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2).
Saat dimintai tanggapan oleh wartawan terkait ucapan tersebut, Prabowo langsung tertawa dan memberikan jawaban singkat.
“Trump bilang takut sama Bapak?” tanya wartawan.
Prabowo menjawab ringan, “Enggak, enggak ada itu,” ujarnya sambil tersenyum.
Sikap santai Prabowo muncul di tengah sorotan internasional terhadap pertemuan yang membahas upaya gencatan senjata dan perdamaian berkelanjutan di Gaza. Respons tersebut sekaligus menunjukkan pendekatan diplomasi yang tidak reaktif terhadap pujian politik di forum global.
Sebelumnya, dalam forum Board of Peace di Washington DC, Trump secara terbuka memuji kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto, di hadapan para pemimpin dan delegasi negara. Dalam sambutannya, Trump menyebut Prabowo sebagai sosok yang tangguh dan dihormati.
“Dia adalah pria yang sangat saya sukai. Ia sangat tangguh. Saya tidak ingin berhadapan dengannya,” kata Trump dalam forum tersebut.
Selain menyinggung karakter kepemimpinan, Trump juga menyoroti besarnya populasi Indonesia yang dipimpin Prabowo. Ia mengaku sempat terkejut saat mengetahui jumlah penduduk Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa. Menurutnya, memimpin negara sebesar Indonesia merupakan tanggung jawab besar dan kompleks.
Pujian tersebut disampaikan dalam konteks pembahasan kontribusi negara-negara dunia terhadap upaya perdamaian di Gaza. Forum itu menekankan pentingnya komitmen nyata dari para pemimpin global untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang yang berkeadilan, bukan sekadar solusi sementara.
Secara diplomatik, pernyataan Trump dapat dibaca sebagai pengakuan terhadap posisi strategis Indonesia dalam isu global, khususnya sebagai negara dengan populasi besar dan pengaruh di kawasan Asia Tenggara. Indonesia selama ini dikenal aktif mendorong solusi damai dalam berbagai konflik internasional melalui jalur diplomasi multilateral.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut juga menegaskan peningkatan peran Indonesia di panggung global, terutama dalam isu kemanusiaan dan stabilitas kawasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia konsisten mendorong pendekatan dialog dan kerja sama internasional dalam menyikapi konflik global.
Meski mendapat pujian langsung dari pemimpin negara adidaya, Prabowo memilih merespons secara sederhana dan tidak membangun narasi personal atas pernyataan tersebut. Pendekatan itu dinilai sejalan dengan praktik diplomasi modern yang mengedepankan stabilitas komunikasi politik di ruang publik internasional.
Di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks, interaksi antara pemimpin dunia dalam forum seperti Board of Peace menjadi sinyal penting arah kerja sama global. Pernyataan Trump dan respons Prabowo memperlihatkan bagaimana komunikasi diplomatik tidak hanya soal kebijakan, tetapi juga simbol relasi politik antarnegara.
Dengan konteks pembahasan perdamaian Gaza, momentum ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tetap diposisikan sebagai aktor yang relevan dalam percakapan diplomasi global, khususnya dalam mendorong perdamaian berkelanjutan dan solusi berbasis dialog internasional.
Editor:
JEKSON SIMANJUNTAK
JEKSON SIMANJUNTAK