NEWS

RUA SIEJ 2026: Themmy Doaly Terpilih sebagai Ketua, Richaldo Hariandja Sekjen

Rapat umum anggota SIEJ memutuskan Themmy Doaly terpilih sebagai Ketua, sementara Richaldo Y Hariandja dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal, untuk periode 2026-2029.
Themmy Doaly dan Richaldo Y. Hariandja sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal SIEJ periode 2026-2029. Foto: apakabar.co.id
Themmy Doaly dan Richaldo Y. Hariandja sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal SIEJ periode 2026-2029. Foto: apakabar.co.id
apakabar.co.id, JAKARTA Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (SIEJ) resmi memiliki kepemimpinan baru melalui Rapat Umum Anggota (RUA) SIEJ yang digelar di Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki, Minahasa Utara,  Senin (10/2).

Rapat umum anggota memutuskan Themmy Doaly terpilih sebagai Ketua, sementara Richaldo Y Hariandja dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal, untuk periode 2026-2029.

RUA yang berlangsung di kawasan konservasi satwa itu menjadi simbol kuat arah perjuangan SIEJ: jurnalisme lingkungan yang berpijak pada realitas krisis ekologis Indonesia. Forum tersebut dihadiri anggota SIEJ dari berbagai daerah yang dilakukan secara luring dan daring, dengan agenda utama evaluasi organisasi dan pemilihan pengurus baru.

Dalam RUA, anggota menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap kepengurusan sebelumnya, mulai dari pentingnya keterlibatan simpul SIEJ, kecenderungan Jakarta-sentris, hingga tantangan pendanaan dan tekanan yang kerap dihadapi jurnalis lingkungan di lapangan. Kritik tersebut menjadi landasan penting bagi arah kepemimpinan baru.

Secara profesional, Themmy Doaly dan Richaldo Hariandja dikenal aktif sebagai jurnalis yang berkecimpung dalam isu-isu lingkungan. Keduanya terlibat dalam berbagai kerja jurnalistik yang menyoroti persoalan kerusakan ekosistem, konflik sumber daya alam, serta dampaknya terhadap masyarakat. 

Pengalaman tersebut dinilai anggota relevan untuk memimpin organisasi jurnalis lingkungan di tengah meningkatnya krisis ekologis nasional dan krisis iklim global.

Dalam pidatonya, Themmy menegaskan visi kepemimpinannya, yakni menjadikan SIEJ sebagai rumah bersama jurnalis lingkungan Indonesia yang inklusif, adil, dan berdampak. Menurutnya, organisasi profesi harus memastikan manfaat dirasakan secara nyata, terutama untuk anggota dan simpul SIEJ di daerah.

Sementara itu, Richaldo Hariandja menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang rapi dan responsif. Ia menyebut SIEJ perlu memastikan keanggotaan tidak bersifat simbolik, melainkan menjadi jaringan kerja yang hidup dan saling menopang.

Pemilihan kepengurusan baru ini menjadi momentum refleksi peran jurnalisme lingkungan di tengah krisis iklim dan eksploitasi sumber daya alam yang kian masif. Dengan kepemimpinan baru, SIEJ diharapkan mampu memperkuat posisi jurnalis lingkungan sebagai penjaga kepentingan publik dan keberlanjutan ekosistem di Indonesia.