LIFESTYLE
Jangan Kalap! Batasi Konsumsi Gula Saat Berbuka Puasa
apakabar.co.id, JAKARTA – Mengawali puasa Ramadan dengan makanan manis memang terasa menyegarkan. Namun, Dietisien dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Luthfianti Diana Mauludiyah, SGz, RD, mengingatkan agar konsumsi gula tetap dibatasi.
“Jika ingin konsumsi manis, cukup satu porsi kecil saat berbuka. Tidak perlu tambahan manis lagi saat sahur,” ujar Fiana dikutip dari Antara, Sabtu (21/2).
Menurut dia, setelah berpuasa selama 12–14 jam, kadar glukosa darah memang menurun sehingga tubuh membutuhkan sumber energi cepat. Gula sederhana dapat membantu meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Namun, lonjakan yang terlalu tinggi justru bisa berdampak kurang baik.
“Jika gula darah naik terlalu cepat, insulin juga meningkat tajam. Akibatnya gula darah bisa turun kembali dengan cepat, sehingga tubuh terasa cepat lapar, mengantuk, atau lemas,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga frekuensi dan porsi konsumsi makanan manis. Tidak harus setiap hari dalam jumlah besar, melainkan sesekali dan tetap terkontrol.
Merujuk rekomendasi World Health Organization (WHO), asupan gula tambahan sebaiknya kurang dari 10 persen total energi harian, bahkan lebih baik jika di bawah 5 persen.
Untuk orang dewasa dengan kebutuhan energi sekitar 2.000 kkal per hari, batas 10 persen setara dengan 50 gram gula, sementara 5 persen sekitar 25 gram gula per hari.
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan juga menganjurkan batas praktis konsumsi gula sekitar 50 gram atau kurang lebih empat sendok makan per hari.
Fiana menyarankan masyarakat memilih sumber manis alami seperti buah utuh dibandingkan minuman bersirup, es buah dengan tambahan gula, teh manis pekat, maupun kolak bersantan dengan kadar gula tinggi.
Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, menandai dimulainya ibadah puasa bagi umat Muslim di Indonesia.
Dengan pengaturan pola makan yang bijak, Ramadan dapat dijalani dengan tubuh tetap bugar dan energi terjaga sepanjang hari.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

