SPORT

Fasilitas Pelatnas Ditingkatkan, PBSI Siap Dorong Prestasi Atlet ke Level Dunia

Ketua Umum PBSI Fadil Imran meninjau fasilitas gym baru Pelatnas PBSI Cipayung saat peresmian, Rabu (14/1). Foto: PBSI
Ketua Umum PBSI Fadil Imran meninjau fasilitas gym baru Pelatnas PBSI Cipayung saat peresmian, Rabu (14/1). Foto: PBSI
apakabar.co.id, JAKARTA - PBSI terus menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi pembinaan prestasi jangka panjang dengan meresmikan ruang gym, warehouse, serta perkantoran baru di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (14/1).

Peresmian fasilitas ini menjadi langkah strategis PBSI dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menciptakan lingkungan latihan yang lebih profesional dan modern bagi para atlet nasional. 

Dengan dukungan sarana yang lebih lengkap, PBSI optimistis pembinaan atlet dapat berjalan lebih terukur, efektif, dan berkelanjutan.

Renovasi ruang gym Pelatnas PBSI dilaksanakan sejak Juli hingga Desember 2025 dengan total anggaran sebesar Rp3,23 miliar. 


Seluruh pembiayaan tersebut bersumber dari dana internal PBSI dan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku. Pembaruan fasilitas ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan latihan atlet elite yang semakin kompleks dan berbasis sport science.

Ruang gym yang telah diperbarui kini memiliki tujuh area utama yang terintegrasi, meliputi area latihan fisik, ruang tes kondisi fisik, ruang fisioterapi, ruang pemulihan dan massage, ruang gizi, hingga fasilitas pendukung lainnya. 

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang peningkatan performa atlet, meminimalkan risiko cedera, serta mempercepat proses pemulihan selama menjalani program latihan intensif.

Selain fasilitas latihan, PBSI juga meresmikan bangunan warehouse dan perkantoran baru dengan luas sekitar 500 meter persegi. Bangunan ini difungsikan sebagai ruang penyimpanan perlengkapan atlet, ruang arsip, ruang kerja staf, ruang rapat, serta area pendukung operasional lainnya. 

Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja, ketertiban administrasi, serta akurasi pengelolaan aset milik PBSI.

Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan dan renovasi fasilitas Pelatnas Cipayung. 

Ia menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana merupakan bagian penting dari transformasi organisasi PBSI menuju tata kelola yang lebih profesional dan transparan.

“Fasilitas ini bukan sekadar bangunan, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan bulutangkis Indonesia. Kami ingin atlet, pelatih, dan seluruh pendukung tim nasional bekerja dalam lingkungan yang modern, nyaman, dan sesuai standar internasional,” ujarnya.

Fadil juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang turut berkontribusi dalam penyediaan peralatan gymnasium serta perangkat sport science yang menunjang program latihan atlet Pelatnas.


Dengan diresmikannya fasilitas baru ini, PBSI berharap seluruh elemen Pelatnas, mulai dari atlet, pelatih, tenaga pendukung, hingga staf administrasi, dapat bekerja secara lebih optimal dan terintegrasi. 

PBSI menargetkan peningkatan kualitas pembinaan ini mampu berujung pada prestasi yang lebih konsisten di level Asia hingga dunia.

Ruang gym, warehouse, dan perkantoran baru Pelatnas PBSI Cipayung kini resmi digunakan dan menjadi bagian penting dari upaya PBSI dalam menjaga tradisi prestasi bulutangkis Indonesia di kancah internasional.