SPORT
John Herdman Dapat Target Besar dari PSSI Hingga 2030
apakabar.co.id, JAKARTA – John Herdman resmi memulai petualangan barunya bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris yang dikenal sukses membangun fondasi sepak bola Kanada itu langsung dihadapkan pada target besar usai ditunjuk Persatuan
PSSI menaruh harapan tinggi kepada Herdman. Ia ditargetkan membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif di Piala Asia 2027 serta mampu bersaing serius dalam Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Target ambisius tersebut menegaskan keseriusan federasi dalam membangun tim nasional secara berkelanjutan, tidak sekadar mengejar hasil instan.
Menariknya, keputusan Herdman menerima pinangan Indonesia bukanlah tanpa alternatif. Ia mengungkapkan sempat mendapat beberapa tawaran dari negara lain sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Merah Putih.
Namun, Indonesia justru menjadi destinasi yang paling menggugah hatinya. Bagi pelatih berusia 49 tahun itu, sepak bola Indonesia memiliki daya tarik yang jarang ditemui di negara lain.
“Dengan populasi sekitar 280 juta orang dan hampir 90 persen masyarakatnya menyukai sepak bola, ini adalah tempat yang tepat bagi saya,” ujar John Herdman saat diperkenalkan kepada publik di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Herdman menilai sepak bola Indonesia tengah berada di fase krusial. Ia melihat adanya tekad kuat untuk berubah dan berkembang, sebuah kondisi yang mengingatkannya pada perjalanan awal Kanada ketika ia mulai membangun tim nasional di negara tersebut.
“Saya ingin berada di sini karena negara ini mau melangkah maju. Saya bergabung dengan Kanada karena mereka ingin berkembang, baik tim putri maupun tim putra. Saya melihat semangat yang sama di Indonesia,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepercayaan, PSSI mengikat Herdman dengan kontrak berdurasi dua tahun disertai opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Kontrak tersebut mencerminkan komitmen jangka menengah hingga panjang antara federasi dan pelatih, sekaligus memberi ruang bagi Herdman untuk membangun tim sesuai visinya.
Dengan rekam jejak membawa Kanada tampil di Piala Dunia dan membangun sistem sepak bola yang solid, Herdman diharapkan mampu mentransformasi Timnas Indonesia, baik dari segi mentalitas, disiplin, maupun struktur permainan.
Kuasa Penuh Susun Tim Kepelatihan
Tak hanya diberi kepercayaan memimpin tim, Herdman juga mendapatkan kewenangan penuh dalam menyusun jajaran asisten pelatih.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa PSSI tidak akan mengintervensi keputusan teknis yang menjadi ranah pelatih kepala.
BTN bersama Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, akan menyodorkan sejumlah nama pelatih lokal untuk kemudian diseleksi langsung oleh Herdman melalui proses wawancara.
“Dari nama-nama itu nanti John yang interview dan memilih siapa yang layak mendampingi dia sebagai asisten lokal,” ujar Sumardji.
Menurutnya, kebebasan tersebut penting agar visi kepelatihan Herdman dapat berjalan maksimal tanpa hambatan.
“Kami ingin menyajikan semua pelatih terbaik yang kita miliki ke John. Biarkan dia yang menilai dan memilih. Itu lebih ideal,” tambahnya.
Harapan Publik dan Awal Era Baru
Kehadiran John Herdman menjadi simbol dimulainya era baru Timnas Indonesia. Publik menaruh harapan besar agar pengalaman dan filosofi yang ia bawa mampu mengangkat prestasi Garuda ke level yang lebih tinggi, baik di Asia maupun dunia.
Bagi Herdman sendiri, Indonesia bukan sekadar pekerjaan baru, melainkan tantangan besar yang ingin ia jawab dengan kerja keras dan prestasi nyata.
“Indonesia adalah negara dengan potensi luar biasa. Saya ingin menjadi bagian dari perjalanan besar ini,” pungkasnya.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

