SPORT
PBSI Rotasi Pelatih Ganda Putra
apakabar.co.id, JAKARTA - PBSI melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor ganda putra sebagai bagian dari strategi menjaga konsistensi performa sekaligus meningkatkan dinamika tim menghadapi ketatnya persaingan internasional.
Langkah ini diambil seiring padat dan kompetitifnya kalender turnamen Badminton World Federation (BWF), yang menuntut kesiapan teknis, fisik, hingga mental para atlet di level tertinggi.
Penyegaran struktur dinilai penting untuk menciptakan suasana latihan yang lebih adaptif, responsif, dan segar tanpa mengubah arah besar program pembinaan.
Dalam susunan terbaru seperti yang dikutip dari Antara, Chafidz Yusuf ditunjuk sebagai asisten pelatih ganda putra utama untuk mendampingi Antonius Budi Ariantho.
Sementara itu, Thomas Indratjaja dipercaya menjadi asisten pelatih ganda putra pratama yang akan bekerja bersama Andrei Adistia.
PBSI menegaskan, rotasi ini bukan perubahan arah, melainkan strategi penyegaran agar proses pembinaan tetap dinamis dan kompetitif. Target peningkatan prestasi pada turnamen level Super Series, kejuaraan beregu, hingga multi-event internasional tetap menjadi prioritas utama.
Sebelum rotasi, Chafidz menempati posisi sebagai pelatih ganda putra pratama di Pelatnas Cipayung. Ia dikenal memiliki pengalaman dalam membina atlet muda menuju level elite. Penunjukannya ke tim utama diharapkan dapat memperkuat kesinambungan proses regenerasi.
Di sisi lain, Thomas sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih ganda putra utama dan telah lama terlibat dalam sistem pembinaan sektor tersebut.
Penempatannya di kelompok pratama diharapkan mampu mentransfer pengalaman level elite kepada pasangan-pasangan muda yang sedang dipersiapkan sebagai pelapis.
Adapun Andrei Adistia, mantan pemain nasional yang kini fokus di dunia kepelatihan, tetap dipercaya menangani kelompok pratama.
Pengalaman Andrei sebagai atlet internasional dinilai menjadi modal penting dalam membentuk mental tanding dan karakter kompetitif pemain muda.
Ganda putra selama ini menjadi salah satu sektor andalan Indonesia di berbagai ajang internasional.
Namun, ketatnya persaingan global menuntut konsistensi serta kedalaman skuad yang solid.
PBSI memandang regenerasi harus berjalan seiring dengan stabilitas performa di level atas.
Kombinasi pelatih berpengalaman di level elite dan pembina atlet muda diharapkan mampu menjaga kesinambungan prestasi sekaligus memunculkan pasangan-pasangan baru yang siap bersaing di panggung dunia.
Dengan penyegaran ini, PBSI berharap sektor ganda putra tidak hanya mampu mempertahankan tradisi prestasi, tetapi juga terus beradaptasi dengan dinamika permainan modern yang semakin cepat, agresif, dan taktis.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

