SPORT

Timnas Futsal Putri Indonesia Ditahan Malaysia 4-4, Estrella Soroti Fisik dan Adaptasi

Timnas Futsal Putri Indonesia saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026, Rabu (25/2). Foto: FFI
Timnas Futsal Putri Indonesia saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026, Rabu (25/2). Foto: FFI
apakabar.co.id, JAKARTA - Pelatih timnas futsal putri Indonesia, Luis Estrella, mengungkap sejumlah faktor yang membuat timnya gagal mengamankan kemenangan setelah bermain imbang 4-4 melawan Malaysia pada laga Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026, Rabu (25/2).

Dalam laga yang berlangsung sengit tersebut, Indonesia sempat menunjukkan kontrol permainan sejak awal. Namun situasi berubah ketika Malaysia mengubah pendekatan taktik dengan bermain lebih langsung dan agresif.

“Ada beberapa pemain kami yang tidak mengikuti pergerakan lawan mereka, sehingga kami kebobolan tiga gol,” ujar Estrella.


Menurut pelatih asal Spanyol itu, Indonesia sebenarnya mampu merespons tekanan dengan cukup baik. Setelah melakukan evaluasi dan penyesuaian taktik saat turun minum, permainan Garuda Pertiwi meningkat signifikan di babak kedua.

“Pada babak kedua, saya berbicara dengan tim dan kami melakukan penyesuaian taktik. Saya pikir kami menjalani babak kedua dengan sangat baik. Dengan tenang, kami bisa mencapai keunggulan 4-3,” katanya.

Momentum tersebut sempat membuka peluang kemenangan pertama Indonesia di fase grup. Namun keberuntungan belum berpihak. Gol penyeimbang Malaysia terjadi melalui situasi yang tak terduga.

“Kami kurang beruntung. Saat melawan Thailand, gol pertama terjadi dari dua kali rebound. Dan hari ini, gol 4-4 terjadi dari tembakan pemain yang mengenai pemain Malaysia lalu masuk menjadi gol,” ujarnya.

Selain faktor teknis, Estrella juga mengungkap kondisi fisik tim yang belum sepenuhnya prima. Persiapan yang terganggu membuat adaptasi pemain tidak berjalan maksimal.

“Kami memiliki lima pemain yang pekan lalu terkena flu selama beberapa hari dan belum pulih secara fisik. Kami juga menjadi tim terakhir yang tiba di Thailand, sekitar dalam 36 jam terakhir. Jadi adaptasi fisik kami tidak cukup baik,” jelasnya.


Ia juga menekankan bahwa skuad Indonesia saat ini dihuni banyak pemain muda yang masih dalam tahap pembentukan karakter dan pengalaman internasional. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia bahkan menurunkan pemain berusia 17 tahun.

“Hari ini kami bermain dengan pemain berusia 17 tahun, dengan Nizrina (Fauziah Permana) yang menjalani penampilan keduanya, bersama Riska (Aprilia),” ungkap Estrella.

Hasil imbang 4-4 membuat peluang Indonesia untuk melaju ke semifinal masih terbuka, namun tidak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri. Nasib Garuda Pertiwi kini bergantung pada hasil pertandingan antara Malaysia dan Thailand.