1446
1446

Jangan Asal Mudik, Tips Persiapan Kesehatan Sebelum Bepergian

Foto ilustrasi warga yang sedang melakukan mudik Lebaran. Foto: Antara

apakabar.co.id, JAKARTA – Denyut pergerakan pemudik menuju kampung halaman sudah mulai terasa dalam beberapa hari terakhir. Meski begitu, para pemudik sebaiknya perlu memperhatikan faktor kesehatan dan keselamatan sebelum melakukan perjalanan mudik saat berkendara.

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) dr. Faisal Parlindungan Sp.PD menyarankan sebelum melakukan perjalanan agar pemudik menghindari makanan yang tinggi lemak.

“Untuk mencegah kantuk dan utamakan konsumsi makanan yang tinggi protein dan serat,” katanya di Jakarta, Selasa (25/3).

Baca juga: Waduh! Proyeksi Jumlah Pemudik Lebaran 2025 Menurun

Selain itu, kata Faisal, pemudik juga perlu minum minimal 2 liter dalam sehari untuk mencegah tubuh kekurangan cairang karena dehidrasi. Tubuh akan menjadi lemas, sakit kepala, hingga penurunan konsentrasi.

Pemudik juga perlu memerhatikan kualitas tidur demi menjaga kebugaran selama berkendara. Hal itu juga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, terutama selama berkendara. Termasuk menghindari melakukan aktivitas terlalu berat sebelum perjalanan agar tidak kelelahan.

“Kelelahan dan microsleep atau tidur singkat tanpa disadari yang disebabkan oleh kurang istirahat meningkatkan risiko kecelakaan fatal. Istirahat 2 jam sekali dan tidur 7-9 jam sangat disarankan,” jelasnya.

Baca juga: Survei KedaiKOPI: 83 Persen Pemudik Setuju Kebijakan WFA

Olahraga ringan juga perlu dilakukan seperti peregangan sebelum melakukan perjalanan. Aktivitas tersebut dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi ketegangan otot.

Adapun untuk menghindari nyeri otot karena duduk terlalu lama, Faisal menyarangkan agar melakukan peregangan selama 1-2 jam saat perjalanan untuk mengurangi risiko pembekuan darah.

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga perlu dipantau karena dapat berpengaruh pada tingkat stres dan kecemasan yang mungkin bisa membahayakan pengendara dan penumpang.

“Kepadatan lalu lintas, perjalanan yang panjang, dan faktor cuaca berisiko meningkatkan risiko stres dan kecemasan. Berhenti sejenak maupun beristirahat dapat mengurangi stres selama perjalanan,” katanya.

Baca juga: Perkiraan Pemudik Lebaran 2025 Capai 146,48 Juta Orang

Sementara itu, pemeriksaan kesehatan sebelum mudik sangat penting terutama bagi pengidap penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, maupun penyakit jantung.

“Pemeriksaan tubuh secara rutin sangat direkomendasikan terutama bagi lansia dan orang dengan penyakit kronis, yang bertujuan untuk menilai kebugaran tubuh,” ujarnya.

Ia mengatakan untuk pengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi, pastikan tekanan darah dalam batas normal atau terkontrol yaitu kurang dari 120/70mmHg. Sementara untuk pengidap diabetes, pastikan kadar gula darah juga dalam batas normal atau terkontrol.

“Jika ada obat rutin yang dikonsumsi, pastikan tidak lupa membawa obat-obatan maupun suplemen rutin dan cadangan yang cukup untuk di perjalanan,” pungkasnya.

11 kali dilihat, 11 kunjungan hari ini
Editor: Bethriq Kindy Arrazy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *