1446
1446

Anggota Ormas di Bandung Meninggal Pasca-Bentrok, Polisi Periksa Saksi-Saksi

Pada hari Kamis tanggal 18 April 2024, pukul 17.50 di Jl. Dayang Sumbi Kel. Lebak Siliwangi terjadi keributan antara oknum dari Ormas Manggala dengan oknum dari anggota Ormas Sundawani yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Foto: Polres Bandung

apakabar.co.id,BANDUNG – Bentrokan antarorganisasi masyarakat (ormas) Manggala dengan Sundawani di Kota Bandung, pada Kamis (18/4) petang mengakibatkan satu orang anggota Manggala meninggal dunia. Korban diketahui bernama Yadi alias Gundil, akibat luka bacok di bagian kepala.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menjelaskan pihaknya masih mendalami peristiwa bentrokan dua ormas tersebut. Keterangan awal yang dihimpun menyebutkan terjadinya perselisihan yang dipicu oleh tabrakan sepeda motor di Jalan Dayang Sumbi, pada Kamis (18/4) sore.

“Sementara sama dengan keterangan awal bahwa memang adanya kesalahpahaman. Orang yang datang ke sana tertabrak selisih paham. Kemudian datang teman-temannya,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Jumat (19/4).

Budi menjelaskan penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara. Selain itu, petugas sedang mengecek seluruh CCTV yang berada di lokasi kejadian.

“Pemeriksaa terhadap saksi masih dilakukan. Untuk total saksi ada lima orang,” paparnya.

Budi memastikan, pihaknya akan merilis kasus tersebut ke publik, termasuk mengungkap kronologis bentrokan, setelah pemeriksaan selesai dilakukan. Ia juga mengaku sudah bertemu ketua ormas Manggala dan Sundawani untuk memastikan kondusivitas di Kota Bandung.

“Kemarin juga sudah mengumpulkan seluruh ketua ormas tersebut dan mereka sudah sepakat untuk sama-sama menjaga situasi kondusif dan memberikan pernyataan bahwa proses hukum diberikan ke pihak polres,” jelasnya.

Budi mengungkapkan ormas Manggala dan Sundawani sama-sama tidak akan melakukan tindakan-tindakan anarkistis ataupun gerakan yang meresahkan warga. Semua itu demi menghadirkan Bandung sebagai kota yang aman dan nyaman.

Selain itu, Budi juga mengaku sudah melaksanakan takziah ke rumah duka.

“Kami sudah melaksanakan takziah ke keluarga korban dan keluarga korban juga sama akan menyerahkan kasus ini ke kepolisian,” pungkasnya.

72 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Jekson Simanjuntak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *