1446
1446

Wanita Asal Blitar Tewas di Kos Gegerkan Warga Pamekasan

Seorang wanita asal Kabupaten Blitar ditemukan tewas di kamar kos di kawasan Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Nasib nahas penghuni kos ini sontak mengggerkan warga. Foto: Humas Polres Pamekasan untuk apakabar.co.id

apakabar.co.id, PAMEKASAN – Seorang wanita asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur ditemukan tewas di kamar kos di kawasan Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Nasib nahas penghuni kos ini sontak menggegerkan warga.

Kasihumas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengungkapkan, korban tewas bernama Hariyani (42). Kejadian ini terungkap setelah adanya laporan dari masyarakat, pada Selasa (28/05) malam.

“Jadi setelah adanya laporan dari masyarakat tersebut Kapolsek beserta anggotanya dan disusul unit Inafis Polres Pamekasan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melaksanakan identifikasi,” katanya, Rabu (29/5) siang.

AKP Sri menerangkan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi di TKP. Berdasarkan keterangan saksi, kronologinya bermula saat suami korban bernama Heru menghubungi temannya Asyari Candra sekitar pukul 18.01 WIB untuk mengecek istrinya di kos tersebut.

“Suami korban meminta tolong kepada Asyari dikarenakan korban dihubungi melalui pesan whatshapp namun tidak ada jawaban dari pagi,” ujar AKP Sri.

Pada saat itu, Asyari bergegas untuk mengecek korban. Namun sesampainya di kamar kos, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tubuh terlentang dan posisi tangan ke atas.

“Selanjutnya saksi menghubungi pemilik kos, Ibu Remiati dan saudari saksi Rehlatun Sholehah untuk menutup korban dengan selimut,” ucapnya.

Menurut AKP Sri, dari hasil sementara olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda mencurigakan terhadap tewasnya korban. Termasuk dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Hasil pemeriksaan luar tubuh korban tidak ada bekas penganiayaan, dan seluruh tubuh korban dalam kondisi membiru. Jadi korban diduga tewas karena sakit nggak ada yang nunggui, lalu meninggal,” terangnya.

Adapun untuk keluarga korban, terang AKP Sri, tidak mengizinkan dilaksanakannya autopsi terhadap jenazah. Sebab keluarga memahami bahwa peristiwa itu adalah musibah.

“Untuk korban sudah dibawa ke rumah duka di Kabupaten Blitar sekira pukul 20.15 WIB menggunakan mobil ambulans Cahaya Ummat Pamekasan,” tutupnya.

1,198 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Jekson Simanjuntak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *