NEWS

Lemhannas Nilai Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan Jadi Langkah Strategis Pemerintah

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Tubagus Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Rabu (20/5/2026). apakabar/Andrey
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Tubagus Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Rabu (20/5/2026). apakabar/Andrey
apakabar.co.id, JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Tubagus Ace Hasan Syadzily menilai pembentukan 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Pulau Jawa menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keamanan nasional sekaligus mendukung program prioritas pemerintah.

Menurut Ace, konsep pembentukan BTP telah dirancang oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan kini diperkuat secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota di Pulau Jawa. Hal itu disampaikannya usai acara peringatan HUT Ke-71 Lemhannas di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

“Yang sekarang diperkuat atau diperbanyak terutama di seluruh kabupaten kota di Jawa itu merupakan kebijakan yang sangat strategis yang dilakukan memang secara bertahap oleh Kementerian Pertahanan,” kata Ace.

Ia menjelaskan, Pulau Jawa diprioritaskan karena memiliki jumlah penduduk yang besar serta potensi kerawanan yang dapat memicu instabilitas keamanan. Karena itu, kehadiran BTP dinilai penting untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pelaksanaan program pemerintah.

“Jawa dengan jumlah penduduk yang sangat besar dan juga potensi yang bisa menimbulkan instabilitas keamanan, membuat memang BTP ini saya kira memang harus didahulukan,” ujarnya.

Ace mengatakan, keberadaan BTP juga diharapkan dapat mempercepat pencapaian program Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan penguatan keamanan nasional. Menurut dia, BTP nantinya akan bermitra dengan berbagai program prioritas pemerintah, termasuk memastikan ketahanan pangan berjalan optimal di daerah.

“Ketahanan pangan itu bisa dipastikan juga ada kemitraan dengan Batalyon Teritorial Pembangunan tersebut,” ucapnya.

Ia menambahkan, percepatan pembentukan BTP diyakini dapat menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif sebagai salah satu syarat utama memperkuat ketahanan nasional.

“Dengan mempercepat proses pembentukan BTP kita harapkan tentu akan semakin mempercepat capaian-capaian Astacita, terutama dalam konteks ketahanan pangan dan juga menjaga keamanan di negara kita,” kata Ace.

Dalam kesempatan yang sama, Ace juga menyinggung peringatan HUT Ke-71 Lemhannas sebagai momentum refleksi menghadapi tantangan global yang semakin dinamis, mulai dari rivalitas antarnegara, disrupsi teknologi, hingga perubahan iklim. Ia menegaskan Lemhannas akan terus bertransformasi untuk memperkuat perannya sebagai lembaga strategis bangsa.

“Lemhannas menjadi satu lembaga yang dapat terus memiliki peran strategisnya dalam mengawal dan mensukseskan program Astacita Bapak Presiden Prabowo untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Ace.