SPORT
Jose Tirado Masuk KFI, Futsal Indonesia Bidik Level Dunia
apakabar.co.id, JAKARTA - Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) resmi menapaki fase baru dalam transformasi futsal nasional. Tidak sekadar mengejar prestasi di lapangan, KFI kini menegaskan ambisinya membangun futsal sebagai industri olahraga modern yang berdaya saing global.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui bergabungnya Jose Tirado, salah satu eksekutif futsal paling berpengaruh di dunia, sebagai Strategic Advisor sekaligus anggota Global Committee KFI.
Masuknya Tirado menjadi tonggak penting bagi futsal Indonesia. Ia dikenal luas sebagai arsitek kesuksesan Mallorca Palma Futsal, klub elite Eropa yang mencetak sejarah dengan menjuarai UEFA Futsal Champions League tiga kali berturut-turut pada 2023, 2024, dan 2025.
Di bawah kepemimpinannya, Palma Futsal tidak hanya unggul secara prestasi, tetapi juga menjadi contoh klub dengan manajemen modern, stabil, dan berkelanjutan.
Langkah strategis KFI ini merupakan tindak lanjut konkret dari kunjungan Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) ke Spanyol beberapa bulan lalu.
Dari diplomasi olahraga tersebut, terbangun komunikasi intensif yang kini bermuara pada kolaborasi nyata antara futsal Indonesia dan salah satu pusat kekuatan futsal Eropa.
Nama Jose Tirado bukan sekadar simbol prestasi. Ia telah tiga kali menyabet penghargaan Executive of the Year dari media futsal internasional Mundo do Futsal, sebuah pengakuan atas kapasitasnya dalam mengelola klub secara profesional dan visioner.
Dalam peran barunya di KFI, Tirado akan membawa perspektif global untuk memperkuat fondasi futsal nasional. Fokus utamanya mencakup modernisasi tata kelola liga, peningkatan profesionalisme klub, serta pengembangan kurikulum pemain dan pelatih yang selaras dengan standar internasional.
Tak hanya itu, KFI juga akan menjalin kolaborasi langsung dengan manajemen Palma Futsal dalam program knowledge transfer, guna memastikan pengelolaan kompetisi dan klub di Indonesia mengadopsi praktik terbaik level Eropa.
Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, menegaskan bahwa bergabungnya Jose Tirado merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang futsal Indonesia.
“Kehadiran Jose Tirado adalah bagian dari roadmap besar kami membangun industri futsal nasional. Ini bukan langkah instan, melainkan proses berkelanjutan untuk menaikkan standar liga dan klub. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pintu futsal Indonesia menuju panggung global telah terbuka lebar,” ujar Rorian.
Salah satu terobosan besar yang tengah diupayakan KFI bersama Tirado adalah melobi slot resmi bagi juara Pro Futsal League (PFL) agar dapat tampil di Copa Intercontinental de Futsal, turnamen antarklub paling prestisius di dunia.
Saat ini, diskusi intensif dengan komite penyelenggara internasional masih terus berlangsung.
Jika terwujud, langkah ini akan menjadi sejarah baru bagi futsal Indonesia, membuka jalur kompetitif langsung antara klub nasional dan elite dunia.
Selama berada di Indonesia, Jose Tirado dijadwalkan menjalani sejumlah agenda penting, antara lain Dialog strategis dengan FFI, KFI, pemilik klub, serta komunitas futsal nasional.
Selain itu, ia akan menghadiri partai puncak AFC Futsal Asian Cup 2026, meninjau langsung penyelenggaraan Futsal Nation Cup 2026 di Pontianak.
Rangkaian agenda tersebut akan menjadi fondasi transformasi menuju musim Pro Futsal League 2026/27 yang ditargetkan lebih kompetitif, bernilai ekonomi tinggi, serta memiliki daya tarik global.
Dengan masuknya Jose Tirado, futsal Indonesia tidak hanya sedang membangun tim dan liga, tetapi juga merancang masa depan menuju ekosistem futsal profesional yang diakui dunia.
Editor:
RAIKHUL AMAR
RAIKHUL AMAR

