1446
1446

Toyota, Pertamina dan TRAC Berkolaborasi Uji Coba Bioethanol E10

Toyota, Pertamina dan TRAC Berkolaborasi Uji Coba Bioethanol E10 - apakabar.co.id
Toyota, Pertamina dan TRAC berkolaborasi untuk menguji coba Bioethanol E10 pada kendaraan Toyota. Foto: apakabar.co.id/DF

apakabar.co.id, TANGERANG – PT Toyota Astra Motor (TAM) bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PT Serasi Autoraya (TRAC) berkolaborasi untuk mempelajari efektivitas energi alternatif berupa bioethanol E10 yang dapat mereduksi emisi kendaraan bermotor lewat Use Case Collaboration.

Dalam kolaborasi yang diumumkan bersamaan dengan pameran GJAW 2024 ini, nantinya seluruh teknologi kendaraan termasuk elektrifikasi (xEV) Toyota akan dipakai dalam riset pemakaian bioethanol.

Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Ueda mengatakan bahwa usaha mencapai netralitas karbon tidak dapat Toyota lakukan sendiri, tapi butuh kerjasama dengan key stake holder.

“Kolaborasi ini kami lakukan untuk mempelajari penggunaan campuran bahan bakar alternative yaitu bioethanol E10 dalam mobilitas sehari-hari customer Indonesia khususnya di Jawa Timur,” kata Ueda di ICE BSD City, Jumat (22/11).

Di sisi lain, sebagai langkah lanjutan proses transisi energi hijau, Pertamina Patra Niaga kembali mengembangkan bioethanol sebagai bahan baku alternatif di Indonesia.

Sebelumnya pada 2023 telah menghadirkan Pertamax Green 95 dengan bauran bioethanol 5 persen atau E5, pada kolaborasi ini ditingkatkan menjadi E10 atau bauran bioethanol 10 persen.

Menurut Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, berkolaborasi secara holistik dengan produsen kendaraan dan penyedia layanan mobil merupakan langkah besar untuk menghadirkan ekosistem biofuel di Indonesia.

Ia percaya langkah ini akan mendorong pengurangan emisi gas rumah kaca dan mendorong percepatan target Net Zero Emission 2060.

“Selain itu, langkah ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian negara, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal yang terlibat dalam rantai pasokan bioethanol,” jelasnya.

Sementara itu, TRAC, perusahaan penyewaan kendaraan, telah mencanangkan Carbon Reduction Energy 2030.

Di dalamnya berisi target mengurangi emisi kendaraan yang dioperasikan oleh TRAC di tahun 2030 sebesar 30 persen.

Presiden Direktur TRAC, Mohammad Farauk menjelaskan bahwa kolaborasi ini jadi salah satu wujud nyata pihaknya dalam menekan emisi karbon dengan uji coba pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih dalam operasional kendaraan.

“Harapannya inisiatif ini dapat membantu kami dalam menyediakan transportasi yang lebih hijau serta untuk mencapai tujuan sustainability perusahaan,” pungkasnya.

Uji Coba Bioethanol E10 pada Mobil Toyota

Dalam kolaborasi ini, Toyota menghadirkan berbagai teknologi elektrifikasi mulai dari Hybrid EV, Plug-In Hybrid EV, dan Battery EV.

Selain itu, pabrikan asal Jepang ini juga menyediakan kendaraan bensin yang telah siap menggunakan campuran dari energy alternative yaitu bioethanol hingga 10 persen.

Dalam kolaborasi ini Toyota akan disediakan 50 unit mobil seperti Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Avanza, Calya, dan Agya.

Sementara Pertamina secara khusus menyiapkan bahan bakar alternatif yakni Bioethanol E10.

Sedangkan TRAC akan mengoperasikan kendaraan tersebut untuk kebutuhan bisnis rental kendaraan yang terhubung dengan teknologi terintegrasi AstraFMS (Astra Fleet Management System) untuk dapat memantau kondisi kendaraan dan efisiensi bahan bakar setiap saat.

Kerjasama ini dilakukan untuk mempelajari penggunaan campuran bahan bakar alternatif yaitu bioethanol E10 dalam mobilitas sehari-hari customer Indonesia khususnya di Jawa Timur.

Selanjutnya, TRAC akan mengatur dan memonitor operasional dari kendaraan tersebut.

Secara berkala, Toyota akan melakukan pengambilan sample data seperti dyno test, carbon deposit quantity, dan uji emisi.

Melalui AstraFMS, Toyota akan mempelajari data real time berupa fuel consumption, driving behavior, dan engine condition.

Hasilnya akan dibandingkan antara data pengujian yang menggunakan bahan bakar reguler dengan renewal energy.

Kolaborasi ini akan berjalan selama 1 tahun dan berlokasi di pool TRAC Surabaya, Jawa Timur sebagai pool dengan fasilitas yang memadai untuk kolaborasi ini.

21 kali dilihat, 1 kunjungan hari ini
Editor: Denny Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *