SPORT

ISG 2025 Resmi Ditutup, Indonesia Finis di Posisi 13

Kontingen Indonesia mengakhiri kiprahnya di Islamic Solidarity Games 2025. Foto: NOC Indonesia
Kontingen Indonesia mengakhiri kiprahnya di Islamic Solidarity Games 2025. Foto: NOC Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA - Penyelenggaraan Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 di Riyadh, Arab Saudi, resmi berakhir. Indonesia menutup kiprah dalam ajang itu di peringkat 13. 

Meski hanya diperkuat 39 atlet, kontingen Merah Putih berhasil membawa pulang 25 medali, yang terdiri dari 4 emas, 12 perak, dan 9 perunggu. 

Chef de Mission (CdM) Indonesia, Endri Erawan, menilai capaian tersebut sangat luar biasa mengingat keterbatasan jumlah atlet yang dikirim akibat penyesuaian anggaran dan strategi fokus cabang unggulan.


“Meskipun kontingen minimalis, mereka menunjukkan kemampuan maksimal dan berjuang dengan sepenuh hati,” ujar Endri dalam keterangan resmi.

Dari empat emas yang diraih, tiga di antaranya datang dari atlet angkat besi Muhammad Husni, yang tampil fenomenal di kelas 60 kg putra. 

Husni memborong emas pada nomor snatch, clean & jerk, serta total angkatan, sekaligus menegaskan dominasinya di arena angkat besi ISG.

Emas keempat dipersembahkan oleh perenang muda Adellia, yang tampil gemilang di nomor 200 meter breaststroke, mengalahkan lawan-lawan kuat dari Turki dan Iran.

Sementara itu, Turki keluar sebagai juara umum ISG 2025 dengan koleksi 72 emas, 44 perak, dan 39 perunggu. Mereka unggul jauh dari Uzbekistan yang menempati posisi runner-up (29 emas, 35 perak, 32 perunggu), disusul Iran di peringkat ketiga (29 emas, 19 perak, 33 perunggu).

Keberhasilan kontingen Indonesia di Riyadh menjadi sinyal positif bagi perkembangan cabang-cabang potensial, terutama angkat besi dan renang, yang terus menunjukkan prestasi stabil di arena global.


“Raihan ini semoga menjadi motivasi untuk terus mengumandangkan Indonesia Raya di panggung olahraga dunia,” ucapnya. 

ISG 2025 juga menjadi panggung pembuktian bahwa pengiriman atlet secara selektif tetap bisa menghasilkan prestasi maksimal apabila dipadukan dengan disiplin dan persiapan yang matang.