LIFESTYLE
Responsible Love, Saat Cinta pada Kucing Berubah Jadi Aksi Nyata
apakabar.co.id, JAKARTA - Mencintai hewan peliharaan hari ini bukan lagi soal memberi makan dan bermain bersama.
Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesejahteraan hewan, cinta justru diuji lewat tindakan nyata.
Inilah pesan utama yang dibawa Happy Cat Indonesia lewat kampanye “Responsible Love: Karena Cinta Butuh Tindakan”, yang diwujudkan melalui giat sterilisasi gratis ratusan kucing di Balai Yos Sudarso, Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Berkolaborasi dengan Let’s Adopt Indonesia dan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara, kegiatan ini menjadi ruang temu antara komunitas, pakar, dan para pemilik hewan yang ingin memberi hidup lebih baik bagi kucing kesayangan mereka.
Tidak hanya layanan sterilisasi, acara ini juga menghadirkan sesi edukasi yang membahas dampak sterilisasi terhadap kesehatan fisik, mental, hingga lingkungan.
Animal Communicator, Dery G. Waluyo menjelaskan bahwa sterilisasi memiliki pengaruh besar terhadap ketenangan dan keseimbangan emosi hewan.
Dalam sesinya bertajuk “Responsible Love: Dimulai Saat Kita Mau Mendengar yang Tak Terdengar”, ia menuturkan bahwa kucing yang telah disteril cenderung lebih fokus, tidak mudah stres, dan mampu menjalin ikatan yang lebih dalam dengan pemiliknya.
“Kondisi emosional yang stabil merupakan fondasi penting bagi kualitas hidup hewan peliharaan,” ujarnya dalam pernyataan resminya, Rabu (21/1).
Dari sisi medis, drh. Angga menekankan bahwa sterilisasi bukan sekadar pilihan, melainkan langkah preventif yang krusial.
Melalui materi “Infeksi Rahim: Ketika Nanti Saja Bisa Berujung Petaka”, ia mengingatkan bahwa menunda sterilisasi dapat meningkatkan risiko penyakit serius.
“Penyakit itu salah satunya infeksi rahim atau pyometra, yang kerap luput dari perhatian pemilik hewan hingga kondisinya sudah parah,” tuturnya.
Pengalaman personal juga dibagikan oleh Soya, seekor kucing yang dikenal sebagai cat influencer.
Soya menceritakan bagaimana sebelum steril ia sering mengalami jamuran dan kerontokan rambut.
Setelah menjalani sterilisasi, daya tahan tubuhnya membaik, masalah kulit berkurang, dan karakternya menjadi lebih manja serta lebih dekat dengan pemiliknya. Kisah ini menjadi gambaran nyata bahwa sterilisasi dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari kucing.
Sejalan dengan kampanye Responsible Love, Happy Cat turut memperkenalkan produk terbarunya, Minkas Sterilised Salmon, yang diformulasikan khusus untuk kebutuhan nutrisi kucing pasca-steril.
Varian ini mengombinasikan protein tinggi dari ikan salmon dengan kadar lemak rendah, dilengkapi serat untuk membantu menjaga berat badan ideal, serta DL-Methionine yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran kemih.
Kehadiran ekstrak yucca juga membantu mengurangi bau kotoran, sementara formulanya bebas dari pengawet, perasa, dan pewarna buatan.
Sebagai brand asal Jerman, Happy Cat konsisten mengedepankan kualitas dan keamanan produk.
Seluruh rangkaian nutrisinya dibuat tanpa bahan tambahan buatan dan telah mengantongi sertifikasi cruelty-free yang terdaftar resmi di PETA Germany.
Komitmen ini menjadi bagian dari filosofi Responsible Love yang tidak hanya ditujukan kepada hewan peliharaan, tetapi juga pada sesama makhluk hidup.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Happy Cat berharap dapat menginspirasi lebih banyak pemilik hewan untuk memaknai cinta secara utuh.
Ini membuktikan bahwa mencintai bukan hanya soal rasa, tetapi keberanian untuk mengambil langkah nyata demi kesejahteraan dan kualitas hidup hewan peliharaan yang lebih baik.
Editor:
DENNY FIRMANSYAH
DENNY FIRMANSYAH