1446
1446

Terungkap! TKP Prajurit J Eksekusi Wartawati Juwita 

Jumran (J), prajurit TNI Angkatan Laut berpangkat kelasi yang diduga membunuh wartawati di Banjarbaru. Foto: istimewa

apakabar.co.id, JAKARTA – Jumran (J) diduga mengeksekusi, Juwita seorang wartawati yang tak lain kekasihnya sendiri, di dalam sebuah mobil. J merupakan prajurit TNI Angkatan Laut berpangkat kelasi.

Fakta ini diutarakan oleh Ketua Tim Advokasi Untuk Keadilan (AUK) Juwita, Pazri saat mendampingi keluarga korban di Markas POM Lanal Banjarmasin, Sabtu (29/3).

“Terduga pelaku melakukan pembunuhan berencana,” ujar Pazri kepada awak media.

Ini dilihat dari beberapa indikasi. “Dari mau berangkat, beli tiket dengan nama orang lain, KTP dihancur-hancur dan sebagainya,” terangnya.

Selanjutnya, beber Pazri, Prajurit J menyewa mobil. Di dalam mobil inilah Juwita dieksekusi.

“Iya, yang kami dengar begitu,” jelas advokat Borneo Law Firm ini.

Perkembangan terbaru, Pazri mendengar Prajurit J sudah mengakui perbuatannya.

Namun begitu, belum diketahui pasti motif J menghabisi Juwita.

“Kami mengapresiasi tim penyidik POM AL Balikpapan dan Banjarmasin yang sudah profesional dan transparan,” jelasnya.

Pada awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ditemukan banyak kejanggalan.

Tubuhnya mengalami luka di dagu, lebam di punggung serta leher, sementara dompet dan ponselnya hilang. Anehnya, motor korban masih berada di lokasi kejadian.

Juwita ditemukan tak bernyawa di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3).

Saat ditemukan, ia masih mengenakan helm, sementara motornya terperosok ke semak-semak.

Warga yang menemukan jasadnya segera membawanya ke RSUD Idaman Banjarbaru.

Polisi mulai mencurigai adanya unsur kekerasan setelah menemukan bukti tambahan.

Salah satunya berasal dari laptop korban yang mengungkap percakapan terakhirnya dengan sang kekasih, seorang prajurit TNI AL berinisial J, yang bertugas di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan.

Dalam pesan tersebut, J mengajak korban bertemu dan bahkan mengirim petunjuk arah sebelum kejadian.

38 kali dilihat, 38 kunjungan hari ini
Editor: Raikhul Amar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *