NEWS

BNPB Minta Pemda Cek Kesiapan Mitigasi Bencana Jelang Tahun Baru

Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). Bencana banjir bandang yang terjadi pada Rabu (26/11) berdampak rusaknya ribuan rumah, hilangnya hart
Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). Bencana banjir bandang yang terjadi pada Rabu (26/11) berdampak rusaknya ribuan rumah, hilangnya hart
apakabar.co.id, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah (pemda) segera mengecek kesiapan mitigasi bencana mulai dari alat, perangkat, personil, dan anggaran menjelang perayaan Tahun Baru 2026.

BNPB juga mengingatkan bila pemda mengalami kekurangan atau kebutuhan intervensi pemerintah pusat untuk segera menetapkan status siaga darurat agar segera dilakukan dukungan secara penuh.

"Kepada seluruh provinsi, kabupaten, kota dan para pimpinan daerah agar segera melakukan pengecekan alat, perangkat, personil, dan anggaran," katanya Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, saat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).
Abdul juga menambahkan, untuk antisipasi di hulu, BNPB bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalukan modifikasi cuaca di beberapa titik yang berdasarkan prakiraan BMKG memerlukan intervensi untuk mencegah bencana hidrometeorologi.

"Untuk antisipasi hulunya, kita juga melakukan modifikasi cuaca di beberapa titik yang menurut BMKG perlu diintervensi dengan modifikasi cuaca. Jadi, aspek pemicunya kita kurangi, kesiapan pemerintah daerahnya kita lengkapi," ujar dia.

Ia mengingatkan, prakiraan cuaca yang sangat dinamis di Indonesia, apalagi menjelang tahun baru dengan volume pergerakan masyarakat yang semakin meningkat di daerah, utamanya di tempat-tempat wisata yang rentan terjadi bencana. Oleh karena itu, seluruh pemda diminta untuk terus mengikuti update prakiraan cuaca BMKG.

"Jadi, setiap hari, kita selalu koordinasi dengan Pusat Pengendalian dan Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena perubahan cuacanya kan sangat dinamis ya, hari ini mungkin seperti itu, besoknya kita update lagi sehingga koordinasi kita perkuat," tuturnya.