SPORT

Bonus SEA Games 2025 Tembus Rp465 Miliar, Naik Dua Kali Lipat

Kontingen Indonesia saat Acar penutupan SEA Games 2025 di Thailand, beberapa waktu lalu. Foto: dok. NOC Indonesia
Kontingen Indonesia saat Acar penutupan SEA Games 2025 di Thailand, beberapa waktu lalu. Foto: dok. NOC Indonesia
apakabar.co.id, JAKARTA — Pemerintah Indonesia menunjukkan apresiasi besar terhadap prestasi atlet nasional di ajang SEA Games 2025 Thailand dengan menggelontorkan bonus senilai lebih dari Rp465 miliar. 

Bonus tersebut diberikan kepada atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu, serta pelatih yang terlibat dalam kesuksesan Kontingen Merah Putih di ajang multievent olahraga terbesar di Asia Tenggara itu. 

Penyerahan bonus dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). 


Nilai bonus ini tercatat meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan total bonus yang diberikan pada SEA Games edisi sebelumnya, sekaligus menjadi salah satu yang terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di pesta olahraga Asia Tenggara.

Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa proses pencairan bonus dilakukan secara transparan dan langsung kepada penerima.

“Untuk memastikan transparansi, Bapak Presiden, kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga langsung mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet,” ujar Erick Thohir. 

Dalam skema bonus SEA Games 2025, pemerintah menetapkan Rp1 miliar untuk atlet peraih medali emas nomor perorangan, Rp315 juta untuk peraih perak, dan Rp157 juta bagi atlet peraih perunggu. Sementara itu, untuk nomor beregu serta pelatih, pemerintah akan melakukan perhitungan tersendiri.

“Nanti juga ada perhitungan tersendiri untuk beregu, Bapak Presiden. Termasuk pelatih juga mendapatkan bonus. Kami juga sudah memberikan literasi keuangan kepada atlet,” tambah Erick.

Di ajang SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand, Indonesia berhasil mengoleksi total 333 medali, terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. 

Raihan tersebut mengantarkan Indonesia finis di posisi kedua klasemen akhir, sebuah capaian yang melampaui target awal.

Sebelumnya, Kontingen Merah Putih hanya ditargetkan meraih 80 medali emas dan finis di peringkat ketiga. Namun performa gemilang para atlet justru membawa Indonesia melampaui ekspektasi dan mencatatkan sejarah penting.

Capaian di Thailand juga menandai berakhirnya rekor buruk Indonesia sebagai tim tamu. Terakhir kali Indonesia finis di posisi kedua SEA Games saat bertindak sebagai negara tamu terjadi 30 tahun lalu, tepatnya pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.


Pada edisi 1995 tersebut, Indonesia mengoleksi 221 medali dengan rincian 77 emas, 67 perak, dan 77 perunggu. Setelah itu, Indonesia tak pernah lagi menembus posisi dua besar klasemen akhir ketika berlaga di luar negeri—hingga akhirnya terulang kembali pada SEA Games 2025.

Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Indonesia menghadapi agenda olahraga internasional yang padat sepanjang 2026. Dalam waktu dekat, Indonesia akan berlaga di ASEAN Para Games 2026 yang digelar di Thailand pada 20–26 Januari. 

Setelah itu, perhatian akan tertuju ke Asian Games 2026 yang berlangsung di Jepang pada September mendatang.